Menuju LPI, Persebaya Masih Rahasiakan Pelatih

Kukuh Setiawan (Koran Sindo), Jurnalis
Senin 18 Oktober 2010 06:06 WIB
Share :

SURABAYA - Kendati menyatakan secepatnya menentukan pelatih dan manajer tim, Persebaya versi Divisi Utama masih belum menguak sosoknya. Ketua Umum Persebaya Divisi Utama Wisnu Wardhana saat dihubungi masih merahasiakan walau menaku sudah dalam genggaman.

"Sosok sudah ada dan disetujui semua pihak. Tinggal menunggu waktu saja. Sementara ini belum bisa saya utarakan secara terbuka," cetus Wisnu Wardhana. Yang pasti, pelatih dan manajer nanti adalah figur yang sudah berpengalaman di sepakbola.

Sementara ini nama yang santer disebut adalah Freddy Muli dan Ndah Kurnia. Dua sosok tersebut sudah tidak asing karena pernah berjibaku bersama Persebaya versi Liga Premier Indonesia (LPI). Tapi, kedua sosok tersebut juga belum mau angkat suara terkait kabar tersebut.  

Persebaya Divisi Utama dipastikan ngebut persiapan penuju kompetisi karena liga rencananya sudah dimulai akhir bulan ini. Walaupun PSSI memberikan kelonggaran terhadap pendaftaran Persebaya, namun Wisnu ingin tim sudah siap saat terjun ke kompetisi.

"Kita berkomunikasi terus dengan PSSI terkait perkembangan di sini. Saya ingin tim tidak setengah-setengah di kompetisi nanti. Semua berjalan sesuai harapan dan saya yakin kita bisa menyelesaikan kebutuhan tim sebelum kompetisi dimulai," lanjut Wisnu.

Pada Mucablub di Jambangan lalu, Ketua DPRD Surabaya ini menegaskan pemain akan diambilkan dari klub-klub internal. Pihaknya juga sudah siap merekrut pemain asing untuk melengkapi kekuatan lokal. Banyak pihak meragukan kualitas tim, karena pastinya dihuni pemain yang miskin pengalaman di kompetisi. Tapi Wisnu tetap yakin timnya bakal mampu berbicara di Divisi Utama.

Sementara itu, di Persebaya versi LPI, CEO PT Pengelola Persebaya Llano Mahardika mengungkapkan dirinya akan bergerak cepat untuk menata struktur manajemen di Persebaya. Tim berjuluk Bledug Ijo bakal menjadi tim yang benar-benar profesional dalam pengelolaan.

"Nantinya klub akan mempunyai beberapa divisi yang akan menjalankan tugas masing-masing. Misalnya marketing yang akan menangani sponsorship atau segala hal yang berkaitan dengan itu. Manajemen akan benar-benar profesional," beber Llano.

Ia membenarkan ada sejumlah perubahan dibanding manajemen Persebaya sebelumnya. Namun perubahan tersebut tetap bervisi pada perbaikan pengelolaan, dengan tujuan tim kebanggaan Bonek ke depannya bisa mandiri.

Sementara, langkah Persebaya mengikui IPL akhirnya diikuti tim Jawa Timur lainnya, yakni Persedikab Kabupaten Kediri. Entah karena tak betah terus-terusan menjadi bayang-bayang Persik Kediri atau alasan lain, yang pasti Persedikab bersiap mendaftar ke LPI.

(Achmad Firdaus)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya