Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

PSSI Siapkan Sanksi Partisipan LPI

Sundoyo Hardi (Koran Sindo) , Jurnalis-Senin, 01 November 2010 |20:16 WIB
PSSI Siapkan Sanksi Partisipan LPI
Foto: ist
A
A
A

SEMARANG - PSSI akan menjatuhkan sanksi tegas kepada klub, pelatih, pemain, dan wasit yang terbukti ikut terlibat dalam pelaksanaan Liga Primer League (LPI). Sanksi yang diberikan antara lain larangan kepada mereka untuk ikut event yang digelar di bawah naungan PSSI.

"Klub, pelatih, pemain, dan wasit yang sudah terdaftar di PSSI dan ikut di LPI, maka musim depan mereka tidak akan diperbolehkan bermain di event yang digelar PSSI. Sanksi ini masih bersifat organisasi, yakni pembangkangan terhadap PSSI," kata Ketua Komdis PSSI Hinca IP Panjaitan usai menjadi pembicara pada acara Workshop Organisasi PSSI yang digelar Pengprov PSSI Jateng di Semarang, Senin (1/11/2010).
 
Menurut dia, sejauh ini PSSI belum bertindak apapun. Karena LPI juga belum ada kejelasan apakah digelar atau tidak. Namun, setelah LPI bergulir PSSI akan melakukan investigasi terhadap permasalahan ini. Jika benar-benar ditemukan adanya anggota PSSI yang ikut di dalam event tersebut, barulah pihaknya akan bertindak.
 
Hinca mencontohkan, untuk klub anggota PSSI yang terbukti membentuk tim lain dan diikutkan dalam LPI, maka klub yang bersangkutan akan terkena sanksi tegas. Di Semarang ada klub anggota resmi PSSI, yakni PSIS. Namun, juga ada klub baru bernama Semarang United yang dipersiapkan untuk ambil bagian di ajang LPI.
 
"Nah, apabila dalam investigasi ditemukan bukti-bukti bahwa pihak pendiri Semarang United adalah PSIS, maka bukan Semarang United yang terkena sanksi. Sebab klub ini bukan anggota PSSI. Namun, PSIS-lah yang kena (sanksi)," imbuhnya.
 
Hinca menyarankan, LPI tidak berbentuk liga, melainkan turnamen. Sebab, kalau berbentuk liga, akan dibawa ke mana klub juaranya. Kalau di liga yang digelar PSSI yakni ISL, tujuannya jelas. Juara akan bertanding di kancah Asia. Sehingga sisi peningkatan prestasi tetap diperhatikan.
 
Hal senada disampaikan Direktur Perwasitan PSSI Bambang Irianto. Dia menjelaskan, sah-sah saja penyelenggara mengatakan akan menggunakan wasit dari negara lain seperti Australia. Namun, hal itu tidak mudah direalisasikan. Karena setiap wasit asing yang bertugas di Indonesia tentu harus melalui izin dari PSSI selaku lembaga resmi sepak bola yang tercatat di FIFA.
 
"Saat laga persahabatan Indonesia versus Uruguay beberapa waktu lalu, wasit yang memimpin berasal dari luar negeri. Namun, PSSI yang memberikan izin kepada mereka untuk bertugas memimpin pertandingan itu," ujar Bambang.
 
Sampai saat ini, pihaknya belum mengeluarkan tindakan apapun terkait keikutsertaan wasit Indonesia di ajang LPI. "Kami masih menunggu. Sebab, LPI belum digelar. Kalau ada wasit kita yang memimpin pertandingan (LPI) tentu ada konsekuensinya," ucap Bambang.

(Defanie Arianti)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement