JAKARTA – Persija Jakarta tumbang dari Persipura Jayapura 2-0. Ketidakhadiran dua pemain kunci dan menurunnnya peak pemain menjadi faktor hal itu bisa terjadi.
Asisten Pelatih Persija Maman Suryaman menilai, kekalahan ini akibat tidak hadirnya Firman Utina dan Leo Tupamahu. "Ternyata pemain pengganti mereka tetap tidak mampu membuat karakter Persija seperti yang diharapkan," kata Maman.
Selain itu jelas dia, atmosfir permainan tidak kondusif sehingga membuat peak pemain kurang bagus. Banyak berubahnya jadwal pertandingan membuat konsentrasi pemain buyar.
"Saat lawan Persiwa batal, padaha melihat kondisi keamanan ibukota kami dari pelatih telah mengusulkan ada alternatif tempat seperti di Cilegon atau Karawang," lanjutnya.
Pelatih Persipura Jacksen F. Tiago mengatakan, kehadiran kedua pemain China Tang Tian dan Qu Cheng memberikan kontribusi positif bagi tim. "Meski kedua tidak tampil full, namun mereka cukup bagus. Tampak Tang Tian menjaga disiplin pergerakan Serge," kata Jacksen.
Hasil pertandingan ini membuat peta tiga besar semakin panas. Persipura merangsek di posisi runner up dengan poin 45 menggusur Persiba Balikpapan, sekaligus memperpendek jarak menjadi tiga poin dengan pimpinan klasemen sementara Arema Malang dengan poin 48.
Sementara bagi Persija, kekalahan ini membuat posisi Macan Kemayoran tetap di posisi enam dengan poin 35hasil 22 laga. Namun peringkat ini bisa saja tergusur turun ke posisi tujuh jika Persema, Malang yang melakukan laga ke kandang Persib Bandung mampu menaklukan tuan rumah.
(Hendra Mujiraharja)