LONDON - Menatap musim 2011-12 dengan ambisi menghapuskan dahaga gelar, Arsenal justru terseok-seok di awal musim. Tapi kini pasukan Arsene Wenger siap melontarkan meriam menghancurkan dominasi duo Manchester yang bertengger di puncak dan posisi runner-up Premier League.
Arsenal tidak lagi krisis kepercayaan diri, meski amunisinya tidak lengkap lantaran pemain seperti Jack Wilshere, Abou Diaby dan Johan Djourou masih harus bolak-balik ke ruang perawatan. Kehilangan Cesc Fabregas dan Samir Nasri juga perlahan sudah diatasi. Para pemain tidak canggung lagi di lapangan dan menunjukkan keyakinan yang luar biasa di setiap laga.
Di delapan laga terakhir, The Gunners membukukan 22 poin atau tujuh kali menang dan satu kali imbang. Sayang catatan positif itu dirusak City di Etihad Stadium pada laga ke-16. Wenger terpaksa menyerahkan tiga poin kepada kubu Roberto Mancini. Padahal jika Arsenal bisa membawa pulang kemenangan, catatan poin yang diperoleh akan setara dengan yang diraih di pekan 16 musim lalu, 32 poin. Kala itu Arsenal bahkan sempat merasakan puncak Premier League sebelum akhirnya tergusur kembali oleh Manchester United.
Bicara peluang musim ini, Arsenal diragukan bisa menyalip kecepatan City yang sudah kadung memimpin di lintasan klasemen Premier League dengan selisih 12 poin. Belum lagi, United, Chelsea dan Tottenham yang berpacu dibelakangnya. Tapi dengan sisa 22 pertandingan lagi empat tim itu bukan tidak mungkin kalah gesit mendulang poin dari The Gunners.
“Tidak mustahil. Gelar juara masih realistis,” kata kiper Arsenal Wozciech Szczesny.
Pendapat Szczesny ini sedikit berbeda dengan Wenger yang melihat selisih poin dengan pemuncak klasemen sudah terlalu jauh. Tapi merujuk pada peta kekuatan tim yang berada di garis depan perburuan gelar, menurut kiper Polandia ini, semua tim memiliki kualitas yang merata. Yang membedakan hanya faktor gol yang ditorehkan di setiap laga.
“Mereka hanya mencetak gol dan itu yang menjadi pembeda. Tapi kami telah menunjukkan kami tim yang tampil sebagus tim terkaya, saat ini, tim terbaik di liga, jadi itu memberikan kepercayaan diri bahwa kami bisa mengalahkan siapapun,” terangnya.
“Mereka akan kehilangan poin. Mereka kalah dari Chelsea, yang juga tim bagus, dan mereka juga kembali mendapatkan kepercayaan diri. Kami percaya diri, bermain bagus sementara mereka di puncak klasemen tapi United membayangi. Semua tim masih bisa menang,” yakin kiper kelahiran Warsawa 21 tahun lalu.
“Jaraknya memang jauh tapi kami berharap kami bisa memangkasnya dan kami bisa berbicara soal gelar. Kami yakin menuju Natal dan mendapatkan hasil,” pungkasnya.Keyakinan Szczesny akan diuji pertama kali saat bertandang ke markas Aston Villa 22 Desember mendatang.
(Fitra Iskandar)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.