NAPLES – Kemenangan tipis 1-0 Arsenal atas Napoli di Stadion Diego Armando Maradona dalam ajang Liga Champions 2026-2027 menyisakan cerita manis. Sang kapten, Martin Odegaard, kembali menjadi pahlawan berkat gol tunggalnya yang memastikan raihan tiga poin penuh bagi Meriam London.
Performa gemilang gelandang asal Norwegia ini langsung menuai pujian selangit dari sang pelatih, Mikel Arteta. Juru taktik asal Spanyol tersebut menyoroti perubahan taktik yang memberikan kebebasan lebih bagi Odegaard untuk mengeksplorasi lini penyerangan.
Musim ini, kontribusi gol Odegaard melesat tajam dengan torehan empat gol dari lima pertandingan. Angka ini tentu menjadi angin segar setelah musim lalu ia sempat mengalami penurunan produktivitas akibat didera cedera panjang.
Statistik mencatat adanya peningkatan signifikan pada sejumlah atribut menyerang sang kapten. Mulai dari jumlah sentuhan di kotak penalti lawan, umpan sukses di sepertiga akhir lapangan, hingga frekuensi tembakan yang jauh lebih tinggi dibanding musim sebelumnya.
Arteta menjelaskan kebugaran pemain menjadi kunci utama dari kebangkitan performa sang gelandang. Selain itu, kehadiran rekan-rekan setim dengan kombinasi permainan baru turut memudahkan tugasnya di atas lapangan hijau.
"Pertama-tama, dia harus selalu tersedia untuk bermain, sedangkan tahun lalu dia melewatkan banyak pertandingan akibat cedera. Dia memiliki ketajaman ekstra serta dinamika hubungan yang berbeda dengan rekan-rekan di sekitarnya, dan hal itu sangat membantu,” jelas Arteta, mengutip dari Sportsmole, Kamis (10/9/2026).
"Dia bisa mulai bergerak di berbagai ketinggian posisi dalam tim, terutama saat fase menyerang; ketika kami berhasil menempatkannya di posisi-posisi tersebut, dia menjadi pemain yang sangat berbahaya,” tambahnya.
Pelatih Arsenal tersebut mengungkapkan bahwa timnya kini memiliki lebih banyak pemain yang andal dalam mendistribusikan bola. Hal ini membebaskan Odegaard untuk mencari ruang serta posisi yang lebih tinggi guna mengacaukan barisan pertahanan lawan.
Menurut Arteta, ketika lini tengah mampu mengalirkan bola dengan lancar, kaptennya itu tahu persis bagaimana mengambil sudut pandang dan posisi yang mematikan. Fleksibilitas ini membuatnya menjelma sebagai pemain yang sangat berbahaya di jantung pertahanan lawan.
"Itulah yang kita butuhkan. Para pemain dengan mentalitas untuk menentukan hasil pertandingan dan bermain dengan kepribadian. Untuk terus mengambil peluang dan risiko,” sambung Arteta.
"Dia semakin sering berada di posisi-posisi tersebut dalam pertandingan-pertandingan terakhir dan sekarang Anda merasa dia memiliki kondisi emosional yang dia tahu bola bisa masuk, dan dia mencetak gol yang luar biasa malam ini,” imbuhnya.
Kontribusi nyata sang kapten sangat dibutuhkan mengingat Arsenal mendominasi jalannya laga melawan Napoli dengan melepaskan total 26 tembakan. Kehadiran pemain yang mampu menjadi pembeda di momen krusial menjadi pembeda kualitas tim musim ini.
Selepas lawatan ke Italia, skuad asuhan Mikel Arteta langsung mengalihkan fokus menghadapi Sunderland di Liga Inggris 2026-2027 akhir pekan nanti. Ketajaman Odegaard tentu kembali diharapkan untuk menjaga rekor sempurna tim di kompetisi domestik.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.