Mourinho dengan tegas melarang para pemainnya menjalin keakraban berlebihan dengan skuad rival abadi di tengah panasnya atmosfer kompetisi domestik. Ia menegaskan rivalitas Real Madrid dan Barcelona adalah sebuah pertempuran harga diri yang tidak boleh dikompromikan.
Mantan gelandang Real Madrid, Sami Khedira, turut memberikan pandangannya mengenai situasi pelik di masa lalu tersebut. Ia yang kini bertugas sebagai asisten pelatih Mourinho di Real Madrid itu mengakui bahwa keputusan mencadangkan sang legenda klub membuat atmosfer ruang ganti berubah drastis menjadi sangat toksik dan merusak keharmonisan tim secara keseluruhan.
"Iker adalah legenda yang dicintai suporter, tetapi keputusan pelatih mencadangkannya membuat ruang ganti seperti neraka. Hubungan antarpemain kunci pun ikut merenggang," kenang Khedira.
Kini, roda waktu telah berputar cukup jauh hingga memasuki musim panas 2026. Sebanyak tiga belas tahun setelah kepergian pertamanya, Jose Mourinho resmi kembali ditunjuk menakhodai Real Madrid, membawa serta tekad baru untuk mengulang kejayaan sekaligus menulis akhir cerita yang jauh berbeda dari masa lalu.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.