Tak hanya PSSI, Erick juga menyoroti pertumbuhan industri sepakbola nasional melalui peningkatan pendapatan liga. Ia menyebut angkanya telah mencapai Rp705 miliar.
"Kalau kita lihat, pendapatan liga per musim sekarang sudah mencapai Rp705 miliar. Ini perkembangan yang sangat baik. Klub-klub Liga 1 maupun Liga 2 kini mendapatkan pemasukan yang jauh lebih tinggi dibandingkan beberapa tahun lalu," papar Erick.

Lebih lanjut, Erick menilai kondisi keuangan yang semakin sehat di tingkat pusat harus diikuti penguatan pembinaan di daerah. Karena itu, Kongres Biasa PSSI 2026 menekankan peran asosiasi provinsi (Asprov) sebagai fondasi utama pengembangan sepakbola nasional.
"Nantinya kompetisi daerah akan dikelola langsung oleh Asprov PSSI. Semua pendapatan dari kompetisi tersebut akan menjadi milik Asprov, bukan PSSI Pusat, karena kami merasa di tingkat pusat sudah cukup mandiri," kata Erick.
(Wikanto Arungbudoyo)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.