Melalui laporan ESPN, para politisi Eropa kini meminta asosiasi sepak bola di negara-negara Uni Eropa untuk mendesak Komite Etik FIFA memeriksa Infantino. Mereka ingin mengusut adanya pelanggaran netralitas politik, termasuk pemberian hadiah Peace Prize kepada Trump.
Hingga saat ini, surat desakan tersebut telah ditandatangani oleh 35 anggota parlemen. Mereka menegaskan keindahan olahraga terletak pada aturan yang adil dan transparan, yang kini dirusak oleh intervensi politik luar.
Di sisi lain, Donald Trump secara terbuka mengakui dirinya memang menelepon FIFA sebanyak tiga kali untuk meninjau ulang kartu merah Balogun. Namun, Trump membantah jika Infantino yang mengambil keputusan akhir secara sepihak, melainkan melalui komite disiplin independen.
Pihak FIFA sendiri berkilah pemulihan status bermain Balogun murni keputusan komite disiplin dan bukan intervensi pribadi. Ironisnya, FIFA selama ini dikenal sangat mengharamkan intervensi politik dan tercatat pernah menjatuhkan sanksi larangan bertanding kepada 10 negara akibat alasan tersebut.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.