YOGYAKARTA - PSIM Yogyakarta mengambil langkah tegas dalam menyusun kekuatan baru menjelang bergulirnya kompetisi Super League 2026-2027. Skuad berjuluk Laskar Mataram tersebut secara resmi mengumumkan bahwa mereka tidak memperpanjang masa bakti gelandang andalan mereka, Fahreza Sudin.
Kebersamaan pemain asal Ternate, Maluku Utara, ini bersama PSIM terhitung cukup singkat karena ia baru bergabung pada musim 2025-2026. Kendati demikian, selama satu musim tersebut, Fahreza berhasil membuktikan kapasitasnya sebagai sosok yang konsisten mengawal sektor tengah.
Sepanjang musim lalu, Fahreza mencatatkan 23 penampilan dari total 34 pertandingan resmi yang dijalani PSIM. Perannya tidak hanya menjaga keseimbangan permainan, tetapi juga membantu tim dalam fase menyerang maupun bertahan.
General Manager PSIM, Steven Sunny, menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan profesionalisme yang ditunjukkan Fahreza selama memperkuat klub. Menurutnya, kontribusi sang pemain memberikan arti penting bagi perjalanan tim sepanjang musim.
“Mewakili seluruh jajaran manajemen dan keluarga besar PSIM, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Fahreza Sudin atas profesionalisme, kerja keras, dan dedikasi luar biasa yang telah ia tunjukkan selama bersama Laskar Mataram,” kata Steven dikutip dari laman resmi I League Kamis (9/7/2026).
Secara statistik, pemain kelahiran 12 Agustus 2000 itu tampil cukup produktif dari lini tengah. Fahreza mengemas dua gol dan dua assist dalam 1.467 menit bermain sepanjang musim 2025-2026.
Kontribusinya juga terlihat dari aktivitasnya di lapangan dengan mencatatkan 20 tembakan, termasuk 10 yang mengarah tepat ke gawang. Catatan tersebut menunjukkan perannya yang aktif membantu serangan PSIM.