Dalam aspek distribusi bola, Fahreza membukukan 380 umpan sukses dari total 466 operan yang dilepaskan. Dia juga tampil disiplin saat bertahan dengan mengoleksi 17 tekel, 21 intersepsi, dan dua sapuan sepanjang musim.
Steven menilai perpisahan ini merupakan bagian dari dinamika yang biasa terjadi dalam dunia sepak bola profesional. Meski kerja sama berakhir, manajemen tetap memberikan penghargaan atas loyalitas dan etos kerja yang diperlihatkan Fahreza.
“Kita semua tahu bahwa dinamika dalam sepak bola profesional berjalan sangat cepat. Meski kebersamaan harus berakhir di titik ini, manajemen sangat mengapresiasi loyalitas serta etos kerja tinggi yang selalu dia perlihatkan, baik di dalam maupun di luar lapangan hijau,” tutur Steven.
PSIM pun mendoakan agar Fahreza meraih kesuksesan bersama klub barunya pada masa mendatang. Manajemen berharap gelandang berusia 25 tahun tersebut terus berkembang dan mencatatkan prestasi dalam perjalanan karier profesionalnya.
“Kami mendoakan yang terbaik untuk kelanjutan karir Fahreza kedepannya. Semoga kesuksesan dan pencapaian gemilang selalu menyertai langkah Fahreza di pelabuhan karir yang baru,” pungkasnya.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.