BANDUNG - Kabar mengejutkan datang dari ruang ganti sang jawara baru, di mana Bojan Hodak dirumorkan bakal menanggalkan jabatannya sebagai pelatih kepala Persib Bandung dalam waktu dekat. Isu kepergian juru taktik asal Kroasia tersebut pertama kali diembuskan oleh jurnalis sepak bola asal Italia, Lorenzo Lepore, yang menyebut faktor personal sebagai alasan utama.
Bojan Hodak saat ini masih berstatus sebagai pelatih kepala Maung Bandung—julukan Persib. Sejak ditunjuk pada Juli 2023, pelatih asal Kroasia itu masih memiliki kontrak hingga 31 Mei 2026.
Namun demikian, Hodak dikabarkan tidak akan memperpanjang kontraknya bersama Persib. Lorenzo Lepore melaporkan, Hodak bakal pergi meninggalkan Persib akhir musim 2025-2026.
Menurut Lepore, pembicaraan antara Hodak dan manajemen Persib sebenarnya berjalan positif. Akan tetapi, alasan pribadi disinyalir menjadi faktor kepergian pelatih berusia 55 tahun itu.
"Meski pembicaraan dalam beberapa bulan terakhir berjalan positif, kini tampaknya Bojan Hodak tidak akan melanjutkan tugasnya di bangku pelatih Persib Bandung musim depan," tulis Lepore dalam laporan di akun Instagram pribadinya (@lorenzooleporee), Senin (25/5/2026).
"Alasan di balik kemungkinan kepergian ini bukan berkaitan dengan urusan teknis, melainkan menyangkut kondisi pribadi sang pelatih asal Kroasia," tambah laporan tersebut.
Sebelumnya, Hodak bungkam ketika ditanya target berikutnya bersama Persib Bandung. Dia berseloroh, rencana pribadinya adalah berbicara dengan manajemen dan kemudian liburan. Hodak tak merinci soal masa depannya di Persib.
"Target berikutnya, besok tentunya kita merayakan juara semuanya. Kemudian sorenya saya ketemu dengan Pak Glenn. Kemudian besoknya lagi di hari Senin kita ada acara untuk merayakan juara juga sama di rumahnya Pak Haji Umuh. Dan selanjutnya, liburan," tutur Hodak di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat pada Sabtu (23/5/2026) lalu.
Bojan Hodak merupakan salah satu pelatih tersukses Persib Bandung. Dia sukses membawa Persib memenangkan 67 laga dari 116 pertandingan.
Pelatih berkepala plontos itu juga mempersembahkan tiga trofi Liga Indonesia dalam tiga musim beruntun. Prestasi itu adalah sejarah karena Persib menjadi tim pertama yang juara dalam tiga musim beruntun di era modern Liga Indonesia.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.