BANGKOK - Pelatih Timnas Thailand, Anthony Hudson, membeberkan dinamika pelik di balik penentuan komposisi pemainnya jelang bergulirnya kompetisi Piala AFF 2026. Juru taktik asal Inggris tersebut mengakui proses penyaringan nama menjadi salah satu momen paling menantang sepanjang kariernya di Asia Tenggara.
Kesulitan utama muncul lantaran jadwal turnamen sub-regional ini bergulir di luar kalender resmi FIFA Matchday. Kondisi tersebut membuat sang pelatih harus memutar otak demi menyeimbangkan ambisi jangka panjang, yakni regenerasi pemain muda, dengan target mempertahankan kekuatan kompetitif tim.
"Tentu saja, pada fase ini sangat sulit untuk mengambil keputusan dalam memilih pemain. Selain karena adanya agenda pramusim, rencana awal saya sebenarnya adalah mengandalkan para pemain U-23," ungkap Anthony Hudson, mengutip dari The Thao 247, Jumat (10/7/2026).
Rencana awal Hudson untuk menjadikan pilar U-23 sebagai fondasi utama masa depan harus terbentur realitas di level klub. Banyak tim yang keberatan melepas talenta muda mereka karena sedang berada di tengah persiapan pramusim domestik yang sangat krusial bagi perkembangan sang pemain.
Menyikapi kebuntuan tersebut, tim kepelatihan Skuad Gajah Perang langsung bergerak cepat mengubah haluan. Komposisi akhir dari 25 nama yang dipanggil akhirnya merupakan kombinasi formula campuran antara pemain muda potensial dan para penggawa veteran kaya pengalaman.
"Melihat hasil akhir dari pengumuman daftar ini, ada sedikit perubahan taktis. Kami harus memilih kekuatan gabungan antara pemain muda dan jajaran pemain senior yang menjadi inti dari tim ini," tambah pelatih kelahiran 1981 tersebut.