MANCHESTER – Pep Guardiola resmi akan meninggalkan Manchester City di akhir musim 2025-2026. Pihak klub lalu memberi penghargaan dengan akan mengabadikan namanya di salah satu tribun Stadion Etihad.
Kabar cabutnya Guardiola telah santer terdengar sejak pertengahan musim ini. Ia disebut-sebut akan pergi setelah satu dekade menangani Man City dan membawa The Citizens ke gerbang kesuksesan.

Enam gelar juara Liga Inggris, satu trofi Liga Champions, tiga Piala FA, lima Piala Liga Inggris, dan satu kali Piala Dunia Klub, jadi bukti tangan dingin Guardiola. Ia pun kagum dengan apa yang sudah dicapainya.
“Sungguh waktu kebersamaan yang luar biasa. Jangan tanya saya apa alasan saya pergi. Tidak ada alasan. Tapi, jauh di lubuk hati, saya tahu ini sudah waktunya (pergi),” kata Guardiola, dinukil dari laman resmi Man City, Sabtu (23/5/2026).
“Tidak ada yang abadi. Jika ada, saya akan terus di sini. Keabadian adalah soal perasaan, orang-orang, kenangan, dan cinta yang saya punya untuk Manchester City,” imbuh pria berpaspor Spanyol itu.

Atas dedikasinya tersebut, pihak klub memutuskan untuk mengubah nama tribun utara di Stadion Etihad yang tengah direnovasi menjadi Tribun Pep Guardiola. Ia pun bersyukur dengan banyaknya cinta yang dirasakan.
“Ini adalah pengalaman yang sangat indah dalam hidup saya. Saya tidak bisa lebih bersyukur lagi dengan banyaknya cinta dan kasih sayang yang saya terima,” tutup Guardiola.
Publik Stadion Etihad akan menyampaikan perpisahan dengan Guardiola di laga terakhir musim ini. Kebetulan, mereka akan menjamu Aston Villa pada Minggu 24 Mei 2026 pukul 22.00 WIB.
(Wikanto Arungbudoyo)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.