AFC resmi menjatuhkan hukuman bagi Persib Bandung imbas keributan pada laga kontra Ratchaburi FC di AFC Champions League 2 2025-2026. Mereka harus menggelar dua laga tanpa penonton plus denda sebesar USD200 ribu (setara Rp3,4 miliar).
Duel Persib Bandung vs Ratchaburi FC itu berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, 18 Februari 2026 malam WIB. AFC menemukan sejumlah pelanggaran dalam laga itu.

Komite Disiplin dan Etik AFC menyatakan, Persib bersalah atas pelanggaran disiplin terkait perilaku suporter, pengamanan pertandingan, hingga kegagalan menjaga akses keselamatan stadion. Pelanggaran tidak hanya sampai di situ.
AFC menyebut, Bobotoh menyalakan flare dan kembang api di sejumlah momen. Lalu, mereka melempar berbagai benda ke dalam lapangan, seperti potongan kursi stadion, botol plastik, dan lainnya.
Dalam dokumen yang dirilis Rabu (13/5/2026), AFC turut menyoroti adanya aksi perusakan fasilitas stadion dan tindakan kekerasan. Belum lagi, terdapat penghinaan terhadap tim lawan serta perangkat pertandingan.
Lalu, AFC mencatat adanya invasi ke lapangan yang dilakukan penonton setelah laga berakhir. Akses publik di stadion dinilai tidak steril sehingga proses evakuasi pihak lawan jadi terhalang oleh suporter.

Berbagai pelanggaran itu membuahkan sanksi tegas dari AFC. Persib didenda USD200 ribu atau setara Rp3,4 miliar. Mereka wajib membayar dalam kurun 30 hari setelah keputusan ini dikomunikasikan.
Selain itu, Persib dihukum menggelar dua laga kandang di kompetisi Asia tanpa penonton. Tapi, satu laga di antaranya dalam status percobaan atau ditangguhkan selama dua tahun ke depan.
“Apabila terjadi pelanggaran serupa dalam masa percobaan, maka penangguhan otomatis akan dicabut dan sanksi diberlakukan,” tegas AFC.
(Wikanto Arungbudoyo)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.