PELATIH Benfica, Jose Mourinho dikenal sebagai juru taktik dengan prestasi segudang, namun ia juga memiliki reputasi sebagai sosok yang tak segan berkonfrontasi dengan pemainnya sendiri. Pendekatan kepemimpinannya yang keras sering kali memicu keretakan di ruang ganti.
Dari legenda Real Madrid hingga bintang Manchester United, pernah rebut dengan pelatih asal Portugal tersebut. Lantas siapa saja mereka?
Meski sesama orang Portugal, hubungan Ronaldo dan Mourinho jauh dari kata harmonis. Mourinho pernah menyebut Ronaldo sebagai pemain yang sulit menerima kritik taktis.
Puncaknya terjadi di ruang ganti Real Madrid usai laga Copa del Rey 2012-2013 melawan Valencia, di mana Mourinho mengamuk karena Ronaldo enggan membantu pertahanan. Ketegangan ini sangat parah hingga pada laga terakhir Mourinho di Madrid, Ronaldo dilaporkan sama sekali tidak sudi melakukan kontak mata dengan sang pelatih.
Perseteruan Pogba vs Mourinho menjadi drama paling menyita perhatian selama keduanya kerja sama di Manchester United. Mourinho pernah menuduh Pogba berlibur saat sedang pemulihan cedera di Miami.
Hubungan mereka mencapai titik nadir saat keduanya terekam kamera berdebat di sesi latihan gara-gara sebuah unggahan Instagram Story. Mourinho menganggap Pogba menertawakan kekalahan tim, meski sang pemain berdalih itu hanyalah masalah sinyal Wi-Fi yang lambat.
Sebagai mantan ikon dan kapten Los Blancos, Casillas secara mengejutkan disingkirkan oleh Mourinho dari skuad utama pada musim 2012-2013. Mourinho secara terbuka menyatakan ketidaksukaannya terhadap hubungan baik Casillas dengan para pemain Barcelona.
Keputusan ini membelah ruang ganti Madrid dan menjadi salah satu faktor utama berakhirnya era Mourinho di Santiago Bernabeu. Casillas pun benar-benar emosi kepada Mourinho karena pada akhirnya tersingkir dari Madrid.
Sebelum menjadi raja assist di Manchester City dan Napoli, De Bruyne pernah dicap tidak siap bersaing oleh Mourinho di Chelsea. Mourinho menyebut De Bruyne sebagai anak yang mudah kesal dan berlatih dengan buruk.
Alih-alih memberikan menit bermain, Mourinho justru membiarkannya hengkang karena menganggap sang pemain terlalu sering mengeluh untuk pindah klub.
Bek tangguh ini harus menerima serangan verbal dari Mourinho setelah ia mencoba membela Iker Casillas. Mourinho dengan sinis menyerang balik Pepe dengan mengatakan bahwa sang bek sedang mengalami krisis kepercayaan diri.
"Masalah Pepe sangat sederhana, namanya adalah Raphael Varane," sindir Mourinho, merujuk pada posisi Pepe yang mulai tergeser oleh bek muda asal Prancis tersebut saat masih di Real Madrid.
Berbeda dengan pemain lain, perseteruan ini lebih bersifat tindakan daripada kata-kata. Mourinho langsung membuang legenda Jerman ini ke tim Manchester United U-23 segera setelah tiba di Old Trafford.
Meski Schweinsteiger tetap profesional, perlakuan ini dianggap sangat merendahkan karier hebatnya. Menariknya, Mourinho di kemudian hari mengaku menyesali tindakannya dan meminta maaf secara terbuka kepada Schweinsteiger sebelum sang pemain pindah ke Amerika Serikat pada 2017 dan pensiun di awal 2020.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.