TERNATE – Malut United mengusung misi besar untuk memutus tren negatif saat menjamu Persebaya Surabaya pada pekan ke-29 Super League 2025-2026. Bermain di hadapan pendukung sendiri, pelatih Malut United, Hendri Susilo, menegaskan laga ini adalah pertaruhan harga diri untuk mengembalikan Laskar Kie Raha –julukan Malut United– ke jalur kemenangan.
“Kami akan berjuang mengembalikan tim ke jalur yang seharusnya. Mudah-mudahan, melawan Persebaya menjadi awal kebangkitan Malut United,” ungkap Hendri dalam sesi konferensi pers di Stadion Gelora Kie Raha, dikutip Kamis (23/4/2026).
Laga yang dijadwalkan kick-off pada malam ini, Kamis (23/4/2026) pukul 19.00 WIB tersebut menjadi sangat krusial. Pasalnya, Malut United sedang dalam kondisi sulit setelah gagal meraih poin penuh dalam empat laga terakhir.
Pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit mengingat sejarah pertemuan kedua tim yang cukup berimbang. Dari tiga bentrokan terakhir, baik Malut United maupun Persebaya sama-sama mengantongi satu kemenangan. Namun, memori pahit kekalahan 1-2 di markas Bajol Ijo pada putaran pertama lalu masih membekas di benak para pemain.
Gelandang Malut United, Taufik Rustam, menyatakan kesiapan rekan-rekannya untuk membalas kekalahan tersebut.
“Melawan Persebaya kami harus maksimal untuk mengambil 3 poin. Saya dan teman-teman akan menampilkan permainan terbaik untuk membalas kekalahan sebelumnya di kandang mereka,” tegas Taufik.
Ambisi tersebut didukung oleh catatan impresif Laskar Kie Raha saat bermain di kandang. Hingga saat ini, mereka menyandang status sebagai tim paling produktif di rumah sendiri dengan lesatan 35 gol.
Dukungan penuh suporter di Gelora Kie Raha diharapkan mampu meruntuhkan mental Persebaya yang datang dengan modal dua kekalahan beruntun.