LONDON – Premier League menjatuhkan dua hukuman sekaligus kepada Chelsea atas pelanggaran peraturan di masa kepemilikan Roman Abramovich. Selain larangan transfer pemain, The Blues juga dikenai denda sebesar 10,75 juta poundsterling (setara Rp242 miliar)!
Operator Liga Inggris itu menyatakan, hasil investigasi antara 2011-2018 menetapkan adanya pembayaran tidak diungkapkan oleh pihak ketiga yang terkait dengan Chelsea. Uang itu dibayarkan kepada pemain, agen yang tidak terdaftar, dan pihak ketiga lainnya.

Atas pelanggaran itu, Chelsea dilarang membeli pemain pada satu bursa transfer, yang ditangguhkan selama dua tahun. Selain itu, mereka harus membayar denda sebesar 10,75 juta poundsterling.
“Premier League telah menyelesaikan dua proses disiplin terpisah yang melibatkan Chelsea Football Club, setelah klub secara sukarela melaporkan sendiri potensi pelanggaran peraturan di masa lalu,” bunyi pernyataan Premier League, dikutip dari The Guardian, Senin (16/3/2026).
“Dua perjanjian sanksi telah diratifikasi oleh komisi independen di mana Chelsea FC telah menerima sanksi berupa denda total 10,75 juta poundsterling atas pelanggaran peraturan Liga Inggris terkait pelaporan keuangan, investasi pihak ketiga, dan pengembangan pemain muda,” imbuh pernyataan itu.
“Klub tersebut telah dikenai sanksi dengan larangan transfer akademi selama sembilan bulan dan larangan transfer pemain tim utama selama satu tahun (ditangguhkan selama dua tahun),” lanjut pihak Premier League.

Adapun, sejumlah kesepakatan yang menjadi sorotan termasuk transfer Eden Hazard, Willian, dan Samuel Eto’o. Klub mengakui, antara lain, melakukan pembayaran tersebut, serta kegagalan untuk mengungkapkannya kepada liga.
Sejatinya, Chelsea terancam hukuman pengurangan poin. Namun, mereka akhirnya dijatuhi hukuman larangan transfer pemain serta denda uang tunai lantaran berinisiatif melaporkan diri dan bersikap kooperatif dengan Premier League.
“Sejak awal proses ini, klub telah menangani masalah ini dengan sangat serius, memberikan kerja sama penuh kepada semua regulator terkait,” bunyi pernyataan resmi Chelsea.
“Klub menyambut baik pengakuan dari Liga Premier atas ‘kerja sama yang luar biasa’ dan ‘tanpa pengungkapan sukarela dan tindakan pelaporan diri, sejumlah pelanggaran aturan Liga Premier mungkin tidak akan pernah diketahui oleh liga,’” tutup klub yang bermarkas di Stadion Stamford Bridge itu.
(Wikanto Arungbudoyo)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.