Bagi Spalletti, keyakinan adalah segalanya. Di usianya yang ke-66, ia merasa tugas utamanya bukan sekadar meracik taktik, melainkan menularkan api semangat kepada para pemain muda seperti Kenan Yildiz dan Edon Zhegrova.
Spalletti percaya kualitas individu yang digabungkan dengan kepercayaan diri akan melahirkan momen-momen ajaib di lapangan. Meski Juventus kini merosot ke posisi keenam, selisih empat poin dari Roma di peringkat keempat dianggap masih sangat mungkin dikejar.
"Tentu saja saya percaya. Saya hidup untuk peringkat keempat," imbuh Spalletti.
Dengan dukungan fans yang mulai kembali solid, Spalletti memprediksi Juventus akan menjalani fase akhir musim yang gemilang demi mengamankan tiket menuju kompetisi kasta tertinggi Eropa musim depan.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.