Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penyebab Malut United Gagal Menang dari Semen Padang di Super League 2025-2026

Ramdani Bur , Jurnalis-Minggu, 22 Februari 2026 |01:05 WIB
Penyebab Malut United Gagal Menang dari Semen Padang di Super League 2025-2026
Malut United gagal menang di markas Semen Padang dalam lanjutan pekan ke-22 Super League 2025-2026. (Foto: Media Malut United)
A
A
A

PELATIH Malut United, Hendri Susilo, tetap bersyukur meski timnya gagal menang di markas Semen Padang. Ia mengatakan terpenting Laskar Kie Raha -julukan Malut United- meraih angka di markas Semen Padang.

“Hasil cukup adil, laga berjalan bagus. Alhamdulillan Malut United meraih poin di Padang,” kata Hendri Susilo dalam konferensi pers pascalaga.

Malut United buang kesempatan menang di markas Semen Padang. (Foto: Media Malut United)
Malut United buang kesempatan menang di markas Semen Padang. (Foto: Media Malut United)

1. Malut United Tampil Agresif di Markas Semen Padang

Malut United sebagai tim tamu tampil agresif pada awal laga yang berlangsung di Stadion Gelora H. Agus Salim, Jumat 20 Februari 2026 malam WIB. Berkat penampilan menyerang yang efektif, skuad Laskar Kie Raha mampu menciptakan dua gol dari enam percobaan tembakan pada babak I.

Tyronne Del Pino membuka keunggulan Laskar Kie Raha ketika laga memasuki menit ke-22. Lalu, bek Malut United, Nilson Junior, menggandakan keunggulan setelah memanfaatkan assist Igor Inocencio pada menit ke-39.

Menurut coach Hendri Susilo, penampilan Malut United di babak pertama mencerminkan kerja keras dan penampilan apik skuad asuhannya. Safrudin Tahar dan kawan-kawa  bisa unggul dua gol di tengah permainan terbuka kedua tim. Semen Padang mengakhiri babak pertama dengan catatan empat shot on target dari 8 percobaan tembakan.

 

2. Semen Padang Menggila di Laga Kedua

Di babak kedua, Semen Padang bermain lebih menyerang. Dua gol balasan pun mampu mereka ciptakan dari hasil enam percobaan tembakan dengan empat di antaranya mengarah tepat ke gawang kiper Malut United, Alan Jose Bernardon.

Penampilan impresif Alan hingga pertengahan babak kedua yang tercermin lewat 7 saves belum mampu menyelamatkan Malut United dari kebobolan dua gol. Situasi semakin sulit setelah salah satu pemain Malut United, Safrudin Tahar, terkena kartu merah usai menerima kartu kuning kedua pada pengujung laga.

"Semen Padang melakukan perubahan di babak kedua. Mereka bermain lebih terbuka dan meningkatkan intensitas pertandingan," ujar Hendri Susilo.

Tambahan satu poin dari laga kontra Kabau Sirah membuat Malut United masih berada di peringkat keempat klasemen dengan total raihan 41 poin.

"Secara matematis, hasil imbang di Padang cukup merugikan Malut United. Tapi, inilah sepakbola," tutur Hendri Susilo.

Setelah melawan Semen Padang, Malut United dijadwalkan menjamu Persija Jakarta pada pekan ke-23 Super League 2025-2026. Laga Malut United vs Persija Jakarta akan berlangsung di Stadion Gelora Kie Raha pada Selasa 24 Februari 2026 pukul 19.00 WIB.

(Ramdani Bur)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement