Di babak kedua, Semen Padang bermain lebih menyerang. Dua gol balasan pun mampu mereka ciptakan dari hasil enam percobaan tembakan dengan empat di antaranya mengarah tepat ke gawang kiper Malut United, Alan Jose Bernardon.
Penampilan impresif Alan hingga pertengahan babak kedua yang tercermin lewat 7 saves belum mampu menyelamatkan Malut United dari kebobolan dua gol. Situasi semakin sulit setelah salah satu pemain Malut United, Safrudin Tahar, terkena kartu merah usai menerima kartu kuning kedua pada pengujung laga.
"Semen Padang melakukan perubahan di babak kedua. Mereka bermain lebih terbuka dan meningkatkan intensitas pertandingan," ujar Hendri Susilo.
Tambahan satu poin dari laga kontra Kabau Sirah membuat Malut United masih berada di peringkat keempat klasemen dengan total raihan 41 poin.
"Secara matematis, hasil imbang di Padang cukup merugikan Malut United. Tapi, inilah sepakbola," tutur Hendri Susilo.
Setelah melawan Semen Padang, Malut United dijadwalkan menjamu Persija Jakarta pada pekan ke-23 Super League 2025-2026. Laga Malut United vs Persija Jakarta akan berlangsung di Stadion Gelora Kie Raha pada Selasa 24 Februari 2026 pukul 19.00 WIB.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.