
Kondisi yang dialami Persib tentu berbeda dengan Persija. Ketika itu, skuad asuhan Stefano Cugurra berlaga di fase grup. Sementara, Maung Bandung sudah menapaki fase gugur.
Walau begitu, apa yang dilakukan Persija membuktikan menang telak bukan hal mustahil. Syaratnya, Persib harus bisa mencari gol cepat demi menaikkan mental bertanding serta memperkecil selisih agregat.
Saat itu, Persija bahkan sudah unggul 3-0 hanya dalam kurun waktu 20 menit. Tiga gol cepat dari Simic membuat mental JDT runtuh seketika.
Hal tersebut wajib diulangi Persib jika ingin melaju ke perempatfinal AFC Champions League 2 2025-2026. Patut dinanti apakah sang juara Liga 1 musim lalu bisa melakukannya atau tidak.
(Wikanto Arungbudoyo)