“Lalu setelah saya menandatangani kontrak, saya menghampirinya dan berkata, ‘Yo Sandy, saya akan pergi.’ Dia menatap saya dan bilang, ‘Apa? Maksudmu apa?’,” sambung Shayne.
“Saya bilang lagi, ‘Saya harus pergi’. Dia sampai bertanya, ‘Kamu bercanda?’ Lalu akhirnya saya bilang, ‘Ya, saya akan ke Persija’. Dia langsung berkata, ‘Bagus, saya senang untukmu. Saya mengerti’,” tambahnya.
Meski demikian, Shayne mengaku tidak menyampaikan salam perpisahan yang formal kepada Sandy. Pasalnya, mereka sampai saat ini terus menjalin komunikasi yang sangat baik meskipun kini membela klub di negara yang berbeda.
“Kami tidak benar-benar mengucapkan perpisahan karena kami tahu kami akan tetap saling berkomunikasi. Jadi ketika dia datang ke sini pada bulan Maret untuk Timnas, kemungkinan besar kami akan bertemu lagi. Dia senang untuk saya dan sampai sekarang kami masih sering berkomunikasi,” pungkas Shayne.
(Rivan Nasri Rachman)