PERSIB Bandung tidak hanya mendatangkan Layvin Kurzawa, tetapi juga memboyong Dion Markx. Perekrutan Dion Markx masuk kategori mengejutkan karena mantan bek NEC Nijmegen U-21 ini tidak pernah dikait-kaitkan dengan Persib Bandung.
Deputy CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menjelaskan perekrutan Dion Maekx merupakan bagian dari evaluasi menyeluruh tim setelah melewati putaran pertama kompetisi. Singkatnya, bek kuat seperti Dion Markx memang dibutuhkan Persib Bandung.

“Coach Bojan Hodak merekomendasikan penambahan pemain di sektor pertahanan. Dion adalah pemain muda dengan pengalaman Eropa dan latar belakang Timnas. Ini langkah strategis untuk menambah kedalaman skuad dan menjaga konsistensi performa hingga akhir musim,” kata Adhitia, Okezone mengutip dari laman Persib Bandung.
Adhitia mengatakan kehadiran Dion Markx diharapkan menjadi investasi jangka menengah dan panjang bagi Persib Bandung. Dengan kombinasi usia muda, pengalaman main di kompetisi Eropa, serta mental bertanding di level internasional, Dion Markx diproyeksikan memberikan energi baru di lini pertahanan Maung Bandung.
“Sekarang, Persib dan Bobotoh menantikan kontribusi terbaiknya. Kami sedang berjuang mempertahankan gelar juara Super League dan melangkah sejauh mungkin di AFC Champions League Two. Wilujeng sumping, Dion Markx,” kata Adhitia.
Sebelum gabung Persib Bandung, Dion Markx bermain di Liga 2 Belanda bersama TOP Oss. Ia juga menghabiskan masa pembinaan di akademi klub-klub ternama Belanda seperti Vitesse Arnhem dan NEC Nijmegen.
Pengalaman di atas membentuk karakter bermain Dion Marx sejak usia dini. bek 188 sentimeter ini juga dikenal piawai membaca permainan dan memenangkan duel di lini belakang.

Di level internasional, Dion Markx beberapa kali membela Timnas Indonesia U-20, U-22 dan U-23. Terbaru ia ambil bagian saat Timnas Indonesia U-22 rontok di fase grup SEA Games 2025.
Menarik menanti aksi Dion Markx bersama Persib Bandung. Sanggupkah Dion Markx menjadi bek andalan Persib Bandung?
(Ramdani Bur)