“Saya bangga dengan siapa diri saya, saya bangga dengan apa yang telah saya capai. Tindakan rasisme ini justru menunjukkan seberapa jauh saya telah bertumbuh dari titik awal saya berasal," kata Allano.
"Pohon yang berbuah lebat adalah pohon yang paling sering dilempari batu. Kini saatnya kembali bekerja dan melanjutkan perjalanan kami. Jalan masih panjang. Kami akan terus berjuang,” tutupnya.
Dalam rilis klub, Persija mendesak seluruh pihak terkait, termasuk operator liga, federasi, suporter, dan para pemangku kepentingan lainnya, untuk bersikap tegas, serius, dan konsisten dalam memberantas segala bentuk rasisme. Hal itu harus disikapi baik yang terjadi di stadion maupun ruang digital.
Di sisi lain, gelandang Persib Thom Haye mendapat ancaman teror yang ikut menyasar keluarganya. Pihak klub juga tidak tinggal diam dan akan mengusut tuntas pelaku.
(Wikanto Arungbudoyo)