Di sisi lain, Persebaya Surabaya yang bermain menunggu dan mengandalkan serangan balik mampu mencetak 2 gol dari 8 kali percobaan. Adapun kedua gol tersebut merupakan dua upaya tepat sasaran yang dilepaskan Gali Freitas dan kawan-kawan sepanjang pertandingan.

“Kami sudah berjuang semaksimal mungkin sampai menit akhir pertandingan. Kami juga sebenarnya mampu menguasai pertandingan. Tapi, sayangnya hanya satu gol yang bisa diciptakan,” kata Hendri Susilo.
Tiga pergantian pemain dilakukan coach Hendri di babak II dengan memasukkan Manahati Lestusen (45’), Taufik Rustam (68’), dan Dimas Drajad (87’). Perubahan taktikal bermain juga diterapkan untuk membongkar rapatnya pertahanan Persebaya.
“Kami mencoba membuat winger bermain lebih ke dalam supaya wingback dapat leluasa menyerang. Strategi itu terbukti berhasil. Namun, kami terlambat melakukannya,” tutur juru taktik berusia 60 tahun tersebut.
Pada pertandingan kali ini, coach Hendri menurunkan komposisi susunan pemain seperti berikut: Angga Saputro; Igor Inocencio (Taufik Rustam 68’), Gustavo Franca, Nilson Junior, Yance Sayuri; Tri Setiawan (Manahati Lestusen 45’), Wbeymar Angulo, Tyronne del Pino (Dimas Drajad 87’); Yakob Sayuri, Ciro Alves, David Da Silva.
(Ramdani Bur)