Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Takjub, Pelatih PSIM Yogyakarta Sandingkan Atmosfer SUGBK saat Lawan Persija Jakarta dengan 2 Klub Eropa!

Cikal Bintang , Jurnalis-Minggu, 30 November 2025 |03:05 WIB
Takjub, Pelatih PSIM Yogyakarta Sandingkan Atmosfer SUGBK saat Lawan Persija Jakarta dengan 2 Klub Eropa!
Persija Jakarta kala berlaga. (Foto: Persija Jakarta)
A
A
A

JAKARTA – Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean Paul van Gastel, memuji atmosfer Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) saat laga melawan Persija Jakarta. Dia bahkan sandingkan situasi di SUGBK dengan 2 klub Eropa.

Van Gastel mengakui, atmosfer seperti ini mirip dengan suasana kandang dua klub besar Eropa, Feyenoord dan Besiktas. Dia sendiri takjub dengan atmosfer yang tersaji.

The Jakmania membentangkan dua tifo raksasa (Foto: Okezone/Andika Rachmansyah)

1. Duel Persija Jakarta vs PSIM Yogyakarta

PSIM Yogyakarta dikalahkan Persija Jakarta 0-2 di pekan ke-14 Super League 2025-2026. Pertandingan tersebut berlangsung di SUGBK, Jakarta pada Jumat (28/11/2025) malam WIB.

Laga ini menjadi spesial karena bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Persija yang ke-97 tahun. Sebanyak 56 ribu penonton yang terdiri dari The Jakmania -suporter Persija- dan Brajamusti -suporter PSIM Yogyakarta- hadir langsung di stadion yang diresmikan pada 1962 tersebut.

 

2. Sandingkan dengan 2 Klub Eropa

The Jakmania membentangkan dua tifo raksasa (Foto: Okezone/Andika Rachmansyah)

Hadirnya puluhan ribu suporter mengubah atmosfer SUGBK. Walaupun datang sebagai tim tamu, Van Gastel mengakui bahwa atmosfer SUGBK saat melawan Persija sangat luar biasa. Bahkan, pelatih asal Belanda itu menyebut atmosfer ini mirip dengan suasana kandang Feyenoord (Belanda) dan Besiktas (Turki).

“Ya, saya sangat menikmati pertandingan ini. Di stadion ini dengan banyak penggemar, yang menghadirkan atmosfer yang luar biasa,” kata Van Gastel dalam konferensi pers pasca pertandingan, dikutip Minggu (30/11/2025).

“Jadi, mengenai pertanyaan Anda (soal perbandingan dengan Besiktas dan Feyenoord), ya, Anda bisa membandingkannya dengan klub-klub yang Anda sebutkan, dengan Feyenoord dan dengan Besiktas,” sambung mantan asisten pelatih Feyenoord dan Besiktas itu.

Van Gastel berharap, atmosfer seperti ini berlanjut dalam pertandingan lainnya di Super League 2025-2026. Sebab menurutnya, kehadiran suporter bisa mendongkrak semangat pemain dan pelatih.

“Saya suka lingkungan seperti ini karena para penggemar, Anda bermain untuk para penggemar. Dan jika mereka menghadirkan atmosfer seperti ini, itu adalah lingkungan yang menyenangkan untuk bermain dan melatih. Jadi, ya, saya sangat menikmatinya,” tutup Van Gastel.

(Djanti Virantika)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement