Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Persib Bandung Resmi Kelola Stadion GBLA untuk 30 Tahun

Miftahul Ghani , Jurnalis-Jum'at, 05 Juli 2024 |15:36 WIB
Persib Bandung Resmi Kelola Stadion GBLA untuk 30 Tahun
Persib Bandung resmi jadi pengelola Stadion GBLA selama 30 tahun (Foto: Pemkot Bandung)
A
A
A

BANDUNG - Persib Bandung resmi mengelola Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Tak tanggung-tanggung, Maung Bandung menjadi pengelola hingga periode 30 tahun ke depan.

Operations & Human Capital Director PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Muhammad Iskandar, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kota Bandung yang telah memberikan kepercayaan kepada Persib untuk mengelola Stadion GBLA. Klub akan mengembangkan arena tersebut.

Stadion Gelora Bandung Lautan Api

Dengan demikian, stadion berkapasitas 38 ribu kursi penonton itu lebih bermanfaat dan menjadi kebanggaan Persib. Khususnya, GBLA bisa menjadi kebanggaan bagi warga Bandung dan Jawa Barat.

“Stadion GBLA akan ditata lebih aman, nyaman dengan peningkatan fasilitas dan penerapan sistem serta teknologi terkini, sehingga dapat menjadi ikon Kota Bandung,” kata Iskandar, Jumat (5/7/2024).

Lebih lanjut, Iskandar meminta doa restu dan dukungan kepada masyarakat Kota Bandung. Sehingga, keinginan dan rencana untuk mengelola GBLA menjadi lebih baik bisa tercapai.

Di sisi lain, Penjabat (Pj) Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono mengatakan, proses peresmian pengelolaan Stadion GBLA oleh Persib sudah dilakukan pada Rabu 3 Juli 2024. Tepatnya, peresmian itu dilakukan bersama PT PBB.

"Jadi GBLA sudah ditandatangani kemarin pertanggal 3. Jadi ini sudah bisa dioperasionalkan," kata Bambang.

Lebih lanjut, Bambang mengakui terdapat beberapa poin dalam perjanjian antara Pemkot Bandung dan PT PBB. Meski tak menjelaskan secara detail, ia menegaskan kewajiban antar pihak sudah tertera dalam penandatanganan tersebut.

Stadion GBLA

"Kedua belah pihak saling melengkapi, jadi biaya pemeliharaan dibebankan ke pihak kedua. Terus revenue dari pihak kedua masuk ke pendapatan dari daerah Kota Bandung,” jelas Bambang.

"Ya harapannya segera dioperasionalkan, bisa lebih baik, lebih optimal dan maksimal. Karena Pemda kan terbatas jumlahnya dan sumber dayanya,” harapnya.

(Wikanto Arungbudoyo)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement