JAKARTA - Sejumlah komika dan mantan pemain profesional Indonesia Vennard Hutabarat menjajal sensasi bermain sepak bola dengan menggunakan sepatu yang dibuat khusus untuk lapangan sintetis.
Sepatu yang diberi nama Catalyst Weave AG oleh salah satu aparel olahraga lokal ternama Ortuseight ini itu dimodifikasi dari segi outsole agar para pemakai bisa nyaman bermain sepak bola dan terhindar dari cedera.
Selain Vennard, turut serta dalam sesi jajal sepati di DM Sport Bintaro, Sabtu lalu komika David Nurbianto dan Afif Xavi yang juga main di salah satu klub Liga 3 Indonesia.
Mereka terkesan dengan inovasi yang ada di sepatu Catalyst Weave AG yang memang dibuat khusus di lapangan berumput sintetis.
Yang lebih spesial lagi, sepatu itu juga bisa dipakai untuk bermain di lapangan berjenis rumput biasa dan tanah. Ini menjadi nilai plus bagi pemakai karena bisa menggunakan sepatu tersebut di beberapa lokasi.
Vennard Hutabarat mengatakan ada perbedaan dari sepatu sepak bola biasa dengan sepatu khusus rumput sintetis ini. Veve bersyukur akhirnya Ortuseight bisa merilis sepatu sepak bola khusus untuk rumput sintetis.
"Dengan adanya sepatu khusus ini, membuat saya semakin terhindar dari cedera ketika melakukan pergerakan berbahaya di rumput sintetis. Seperti kita ketahui bersama bahwa sepatu sepak bola biasa itu dibuat bukan untuk rumput sintetis," ujar Veve.
Lebih lanjut Veve sedikit bercerita bahwa ia mempunyai teman yang sempat mengalami cedera parah ketika menggunakan sepatu sepak bola di rumput sintetis. Saat itu, temannya sedang berlari kencang dan ingin melakukan gerakan berbahaya dengan cara berputar.
Tanpa disadari, keseimbangan temannya itu goyang ketika ingin mengontrol bola. Kaki dari temannya itu terkena pemain lawan sehingga patah.
Brand Manager Ortuseight, Yuda Amardika, menceritakan awal mula Ortuseight membuat sepatu bertajuk Mini Soccer Revolution Artificial Grass Outsole Experience. Semula, ia mendapatkan masukan dari toko-toko distribusi resmi Ortuseight untuk membuat sepatu sepak bola khusus mini soccer.
Terlebih, jenis rumput di lapangan mini soccer memakai sintetis, berbeda dengan venue-venue pertandingan lainnya. Masukan itu diterima dan langsung dituangkan untuk membuat sepatu dengan outsole khusus lapangan rumput sintetis.
"Jadi kami dari pihak Ortuseight mendapatkan masukan. Lalu kami bertanya, modelnya seperti apa. Setelah berdiskusi, kami langsung membuat sepatu itu dengan outsole bulat-bulat kecil dan bolong tengahnya. Sepatu ini membuat pemakai bisa bergerak lebih aman dan nyaman saat berolahraga di rumput sintetis," kata Yuda.
Lanjut Yuda, Ortuseight memang sudah cukup lama mempunyai ide untuk membuat sepatu yang cocok dipakai di rumput sintetis. Ini melihat juga sudah banyaknya lapangan-lapangan mini soccer di Indonesia.
"Kalau dulu kan lapangan futsal itu banyak ya. Nah sekarang ini eranya lapangan mini soccer yang dimana menggunakan jenis rumput sintetis. Ortuseight hadir untuk meramaikan lifestyle para pemain yang bermain mini soccer," ucap Yuda.
Untuk saat ini baru dua warna sepatu khusus mini soccer yang dibuat Ortuseight yakni putih dan abu-abu. Tidak menutup kemungkinan, Ortuseight akan membuat outsole khusus mini soccer di tipe-tipe lainnya.
Terdekat tipe Catalyst Legion V4 akan menggunakan outsole itu. Kata Yuda, sepatu-sepatu itu sudah mulai dijual di toko-toko distribusi resmi Ortuseight dan tidak limited edition.
"Untuk harganya sangat terjangkau sekali. Catalyst Weave AG kami jual seharga Rp 429.000. Sekarang baru ada dua warna putih dan abu-abu. Kedua warna itu yang paling diminati para pecinta sepakbola berdasarkan data yang kami punya. Selain itu tidak menutup kemungkinan outsole khusus ini akan kami terapkan ke sepatu-sepatu tipe lain di Ortuseight," ucap Yuda.
Kehadiran sepatu itu tentu saja juga berdampak positif untuk beberapa pemain pesepak bola profesional di Indonesia. Brand Ambassador Ortuseight juga bisa menggunakan sepatu tersebut untuk tampil di kompetisi, baik di level timnas Indonesia atau Liga 1.
Beberapa pesepakbola profesional yang menjadi Brand Ambassador Ortuseight adalah Yakob Sayuri, Yance Sayuri, Muhammad Ferarri, dan Wiljan Pluim. Ortuseight juga menerbangkan brandnya ke Negeri Jiran, dimana pemain timnas Malaysia, Faisal Halim, juga dipercaya menjadi Brand Ambassador.
"Ini menjadi keuntungan bagi beberapa pemain dari Brand Ambassador Ortuseight untuk
memakainya saat pertandingan. Ya memang beberapa pemain di Indonesia meminta kami untuk membuatkan sepatu yang bisa dipakai di rumput sintetis. Selain itu, sepatu ini juga bisa digunakan oleh Faisal Halim di Malaysia. Oh ya, sepatu ini juga dijual di Malaysia dan kami sedang mengembangkan Ortuseight di sana," pungkas Yuda.
(Wikanto Arungbudoyo)