Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Manchester City yang Dulunya Lolos dari Sanksi Hukuman FFP pada 2019-2020

Destriana Indria Pamungkas , Jurnalis-Rabu, 08 Februari 2023 |06:11 WIB
Kisah Manchester City yang Dulunya Lolos dari Sanksi Hukuman FFP pada 2019-2020
Kisah Manchester City yang dulunya lolos dari sanksi hukuman FFP pada 2019-2020 (Foto: Reuters)
A
A
A

Ketika itu UEFA sempat menjatuhkan hukuman pada Manchester City dengan melarang klub bermain di Liga Champions dan Liga Eropa selama dua musim, pada yakni 2020-2021 dan 2021-2022. Selain itu, UEFA juga meminta denda sebanyak 30 juta euro (Rp487 miliar) kepada pihak klub.

Manchester City

Tak terima dengan sanksi tersebut, Manchester City akhirnya membawa kasus ini ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Tak butuh waktu lama, pada Juli 2020 Manchester City dinyatakan tidak bersalah dan terlepas dari hukuman UEFA, meski tetap membayar denda 10 juta euro (Rp162 miliar).

Sedangkan di tahun 2023 kasus serupa kembali menimpa Manchester City. Namun, kasusnya disebut lebih berat ketimbang pada 2019-2020.

Pelanggaran yang dilakukan Manchester City dikabarkan sudah terjadi sejak musim 2009-2010. Pelanggaran yang dilakukan rupanya mencakup aspek finansial klub, renumerasi nilai kontrak, hingga rekayasa laporan keuangan.

Berbeda dari 2019-2020, saat ini kasus tersebut masih bergulir. Kabar terbaru, Manchester City sudah menyiapkan pengacara terbaik agar bisa lolos dari sanksi Premiere League.

Demikian Kisah Manchester City yang dulunya Lolos dari Sanksi Hukuman FFP pada 2019-2020.

(Hakiki Tertiari )

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement