
Juru taktik berusia 55 tahun itu tak menyangka bakal tertinggal dua gol pada akhir babak pertama. Padahal, Juventus diyakini sudah bermain cukup baik pada awal babak pertama.
“Kami seharusnya mengakhiri babak pertama dengan selisih satu gol. Tetapi, kami kebobolan gol penalti di masa injury time. Kami memiliki beberapa on-target di 20 menit pertama dan situasi lain yang menguntungkan,” pungkasnya.
(Andika Pratama)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.