Share

Penyebab Jakarta International Stadium Dikritik Pelatih Chonburi FC

Andri Bagus Syaeful , Jurnalis · Senin 25 Juli 2022 00:22 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 25 49 2635549 penyebab-jakarta-international-stadium-dikritik-pelatih-chonburi-fc-T7eO83UI2U.jpg Penyebab Jakarta International Stadium dikritik pelatih Chonburi FC (Foto: Instagram/@persija))

PELATIH Chonburi FC, Sasom Pobprasert mengkritik kualitas rumput dan tanah Jakarta International Stadium (JIS). Hal itu disebabkan para pemain Chonburi FC, yang harus beradaptasi di lapangan hingga 20 menit pertandingan babak pertama saat melawan Persija Jakarta, pada Minggu 24 Juli 2022 malam WIB.

Sasom Pobprasert menyebut masih ada kekurangan di lapangan utama JIS. Ia menilai rumput lapangan masih jadi pekerjaan rumah untuk pengelola JIS agar bisa digunakan dengan nyaman oleh para pemain.

 Persija Jakarta vs Chonburi

(Pelatih Chonburi FC, Sasom Pobprasert (kanan) ketika berjumpa Anies Baswedan)

"Tanah dari lapangan ini masih keras," katanya.

"Karena itu rumputnya menjadi masalah tersendiri bagi para pemain kami. Kami harus beradaptasi lama dengan lapangan ini, kurang lebih selama 20 menit," ucapnya.

Sebagaimana diketahui, Chonburi FC baru saja bertanding di JIS melawan Persija Jakarta. Laga itu dalam rangka Grand Launching JIS, yang berlangsung Minggu, 24 Juli 2022 malam WIB.

 BACA JUGA:Pesepakbola Terkaya di Dunia yang Miliki Harta Rp287 Triliun Mentas di Laga Persija Jakarta vs Chonburi FC

Di pertandingan itu, Chonbur FC harus puas berbagi angka dengan Persija Jakarta. Laga persahabatan itu sendiri berakhir imbang 3-3.

Adapun ketiga gol Chonburi FC dicetak oleh Yoo Byung Soo (16’ dan 25’) serta Danilo Alves pada menit ke-68. Sementara, Persija Jakarta berhasil menceploskan tiga gol melalui Taufik Hidayat (12’) dan Rico Simanjuntak (40’ dan 88’).

Persija vs Chonburi

Meski mengkritik kualitas lapangan, Sason Pobprasert sangat kagum dengan fasilitas JIS. Ia menilai kehadiran stadion itu sebagai tanda sepakbola Indonesia makin maju.

"Stadion yang luar biasa. Ini adalah bukti bahwa sepak bola Indonesia tengah berkembang. Tidak mudah bagi Indonesia membangun stadion ini dan mereka berhasil melakukannya," tutup Sasom Pobprasert.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini