SEBANYAK 5 hal yang bisa dipelajari dari Shin Tae-yong selaku pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia akan dibahas dalam artikel ini. Pelatih asal Korea Selatan ini dikenal sebagai pribadi keras saat melatih anak asuhnya.
Shin Tae-yong mulai melatih Timnas Indonesia pada 1 Januari 2020. Kontraknya sendiri akan berakhir pada 31 Desember 2023.
Meski belum mampu mempersembahkan gelar juara untuk Timnas Indonesia dari berbagai kelompok umur, Shin Tae-yong begitu dicintai suporter Timnas Indonesia. Kerap berkasus dengan PSSI, dirinya selalu mendapat pembelaan dari pencinta sepak bola tanah air.
Sosok Shin Tae-yong memang kerap muncul di berbagai media. Seakan banyak orang ingin mengetahui kehidupan pribadinya. Eks pelatih Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu memang terkenal dingin. Namun, ada beberapa hal yang bisa dipelajari dari Shin Tae-yong. Apa saja?
Berikut hal yang bisa dipelajari dari Shin Tae-yong:
5. Sikap Kerasnya untuk Perkembangan Pemain
Shin Tae-yong membuat gebrakan ketika awal-awal melatih Timnas Indonesia. Ia tercatat pernah mencoret Serdy Ephy Fano dan Yudha Febrian. Keduanya dianggap melakukan indisipliner.

(Shin Tae-yong adalah sosok yang sikapnya bisa kita pelajari. Foto: Instagram)
Sejak saat itu, Shin Tae-yong terkenal keras dengan pemain untuk soal disiplin. Akan tetapi, hal itu jelas sikap kerasnya untuk perkembangan pemain dan berkembangnya Timnas Indonesia.
4. Fokus pada Pekerjaan
Shin Tae-yong terkenal dengan sikap yang sangat fokus pada pekerjaannya. Meski sempat dikritisi beberapa pihak karena main iklan, Shin Tae-yong, ternyata tetap melakukan tugasnya dengan baik.

Itu juga tergambar dari sikapnya saat ada isu akan difokuskan melatih satu kelompok umur. Ia menegaskan tidak akan melakukan itu, dan siap bertanggung jawab untuk momen timnas, termasuk Piala Dunia U-20 2023 dan Piala Asia 2023.