“Dia (Aaron Ramsey) benar-benar down, semua orang sakit, mereka kecewa, kami melihatnya masuk ruang ganti. Dia mengambil tanggung jawab tetapi sayangnya bagi kami dia tidak mencetak gol,” ucapnya dilansir dari laman resmi UEFA pada Kamis (19/5/2022).

“Kami mencoba segalanya untuk menang. Pada akhirnya penalti adalah lotere, malam ini kami tidak berada di tempat yang tepat,” kata juru taktik berusia 47 tahun itu.
“Para pemain memberikan segalanya, tetapi pada akhirnya itu adalah pertandingan yang sangat ketat. Ini adalah kekecewaan besar, kami sangat dekat untuk memenangkan trofi. Ketika Anda menang, Anda memiliki kenangan yang bertahan selamanya, ketika Anda kalah, itu menyakitkan,” terangnya.
Lebih lanjut, Giovanni van Bronckhorst menyatakan, Aaron Ramsey memang bukan penendang di drama tos-tosan. Hanya saja, ia melihat Aaron Ramsey siap untuk mengekseskusi tendangan penalti.
“Kami menyiapkan penalti. Barisic keluar tetapi dia sebenarnya adalah pengambil pertama. Beberapa pemain tidak dalam cara yang baik untuk menendang penalti tetapi Ramsey tersedia,” jelas Giovanni van Bronckhorst.
Terlepas dari hal itu, Giovanni van Bronckhorst tetap memuji para pemainnya. Ia pun berharap anak buahnya tak larut dalam kecewaan yang mendalam usai kalah di Final Liga Eropa 2021-2022.
(Hakiki Tertiari )