Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Pesepakbola Top Indonesia yang Tak Disangka Pernah Berkarier di Eropa, Nomor 1 Mesin Gol Timnas Indonesia

Rina Anggraeni , Jurnalis-Sabtu, 23 April 2022 |07:30 WIB
5 Pesepakbola Top Indonesia yang Tak Disangka Pernah Berkarier di Eropa, Nomor 1 Mesin Gol Timnas Indonesia
5 pesepakbola top Indonesia yang tak disangka pernah berkarier di Eropa. (Foto: Instagram/@ksandy01)
A
A
A

SEBANYAK 5 pesepakbola top Indonesia yang tak disangka pernah berkarier di Eropa akan dibahas dalam artikel ini. Sekarang, sejumlah pemain Timnas Indonesia seperti Egy Maulana Vikri, Witan Sulaeman dan Elkan Baggott berkarier di Benua Biru.

Tak sekadar bermain, mereka juga diandalkan klub mereka masing-masing. Ternyata beberapa tahun lalu juga ada sederet pesepakbola Indonesia yang berkarier di Eropa. Siapa saja?

Berikut 5 pesepakbola top Indonesia yang tak disangka pernah berkarier di Eropa:

5. Alfin Tuasalamony

Alfin Tuasalamony

Alfin Tuasalamony merupakan fullback kanan andalan Timnas Indonesia U-23 pada 2013. Ia membantu Timnas Indonesia U-23 finis runner-up di SEA Games 2013.

Saat ini ia bermain untuk klub yang baru promosi ke Liga 1, RANS Cilegon FC. Jauh sebelum mentas di kompetisi lokal Indonesia, Alfin Tuasalamony pernah merumput di CS Vise (kasta kedua Liga Belgia) dalam kurun 2011-2013.

4. Bima Sakti

Bima Sakti

Semasa kariernya, Bima Sakti bermain sebagai seorang gelandang. Ia pernah berlaga di kompetisi Eropa bersama klub asal Swedia, Helsinborg.

Namun, Bima Sakti hanya satu musim saja di sana, tepatnya pada 1995-1996. Meski hanya satu tahun di sana, pria yang kini menjadi pelatih Timnas Indonesia U-16 itu mengaku mendapat banyak momen menarik selama di Swedia.

3. Arthur Irawan

Arthur Irawan

Arthur Irawan sekarang berstatus sebagai pemain Persik Kediri yang berkompetisi di Liga 1. Sebelum datang ke Indonesia, Arthur Irawan sempat tercatat membela klub Lytham Town yang merupakan klub amatir di Inggris. Kemudian pemandu bakat tim junior Espanyol, melihat bakat pesepakbola 29 tahun itu dan merekrutnya.

Awalnya, Arthur Irawan ditawari trial selama 2 bulan dan  tidak lama kemudian teken kontrak selama 4 tahun. Diboyong Espanyol, jelas merupakan sebuah lompatan positif bagi kariernya. Arthur Irawan menjalani filosofi sistem pembinaan usia muda RCD Espanyol, dan sebagai lompatan awal ke kancah sepakbola elite Eropa.

Setelah dari Espanyol pada 2012-2013, Arthur Irawan hengkang ke Malaga B (2013-2014) dan Waasland-Beveren (2014-2016), klub kasta kedua Liga Belgia.

2. Kurnia Sandy

Kurnia Sandy

Mantan kiper andalan Timnas Indonesia yakni Kurnia Sandy pernah berkarier di Eropa. Ia tercatat sebagai kiper ketiga salah satu klub raksasa Serie A Italia pada era 1990-an, Sampdoria.

Saat itu, Kurnia Sandy menjadi kiper ketiga Sampdoria setelah Fabrizio Ferron dan Matteo Sereni. Nama Kurnia Sandy pernah menjadi bagian Sampdoria pada musim 1996-1997 dan mengenakan nomor punggung 26.

1. Kurniawan Dwi Yulianto

Kurniawan Dwi Yulianto

Karier Kurniawan Dwi Yulianto di Eropa bisa dikatakan bagus. Lepas dari Sampdoria Primavera, ia merumput di Liga Swiss bersama FC Luzern.

Ia tercatat mengemas tiga gol dari 12 penampilan bersama klub kasta teratas Liga Swiss tersebut. Lepas dari FC Luzern, Kurniawan pulang ke Indonesia.

Kurniawan tercatat membantu PSM Makassar juara Liga Indonesia 1999-2000 dan Persebaya Surabaya (2004). Ia juga pernah menjadi top skor Liga Indonesia 1997-1998 dengan koleksi 20 gol. Bersama Timnas Indonesia, ia beberapa kali membawa skuad Garuda finis runner-up di Piala AFF.

(Ramdani Bur)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement