3. Arthur Irawan

Arthur Irawan sekarang berstatus sebagai pemain Persik Kediri yang berkompetisi di Liga 1. Sebelum datang ke Indonesia, Arthur Irawan sempat tercatat membela klub Lytham Town yang merupakan klub amatir di Inggris. Kemudian pemandu bakat tim junior Espanyol, melihat bakat pesepakbola 29 tahun itu dan merekrutnya.
Awalnya, Arthur Irawan ditawari trial selama 2 bulan dan tidak lama kemudian teken kontrak selama 4 tahun. Diboyong Espanyol, jelas merupakan sebuah lompatan positif bagi kariernya. Arthur Irawan menjalani filosofi sistem pembinaan usia muda RCD Espanyol, dan sebagai lompatan awal ke kancah sepakbola elite Eropa.
Setelah dari Espanyol pada 2012-2013, Arthur Irawan hengkang ke Malaga B (2013-2014) dan Waasland-Beveren (2014-2016), klub kasta kedua Liga Belgia.
2. Kurnia Sandy

Mantan kiper andalan Timnas Indonesia yakni Kurnia Sandy pernah berkarier di Eropa. Ia tercatat sebagai kiper ketiga salah satu klub raksasa Serie A Italia pada era 1990-an, Sampdoria.
Saat itu, Kurnia Sandy menjadi kiper ketiga Sampdoria setelah Fabrizio Ferron dan Matteo Sereni. Nama Kurnia Sandy pernah menjadi bagian Sampdoria pada musim 1996-1997 dan mengenakan nomor punggung 26.