Share

Eks Gelandang Everton Ini Sebut Mauricio Pochettino Layak Berada di Manchester United

Rio Eristiawan, Jurnalis · Kamis 31 Maret 2022 14:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 31 45 2570931 eks-gelandang-everton-ini-sebut-mauricio-pochettino-layak-berada-di-manchester-united-rk3RM277RL.jpg Mauricio Pochettino mendapat dukungan untuk segera berlabuh di Old Trafford (Foto: Getty Images)

EKS gelandang Everton era 2000-an awal, John Collins sebut Mauricio Pochettino layak berlabuh di Manchester United. Menurutnya, pelatih 50 tahun itu cocok dengan kultur sepakbola di Old Trafford.

Sebagaimana diketahui, tim berjuluk Setan Merah itu masih mencari pelatih baru untuk musim depan. Pasalnya Ralf Rangnick hanya menjadi pelatih sementara hingga akhir musim Liga Inggris 2021-2022.

Mauricio Pochettino

Dua nama menjadi kandidat untuk menangani Manchester United. Mereka adalah Erik ten Hag, juru taktik Ajax Amsterdam dan Mauricio Pochettino, pelatih Paris Saint-Germain (PSG).

Namun banyak pihak meragukan Pochettino layak menjadi pelatih Manchester United, karena belum berhasil meraih prestasi apik selama menangani Tottenham Hotspur. Tapi tidak bagi Collins.

Mantan pemain Tim Nasional (Timnas) Skotlandia, itu menilai keberhasilan Pochettino membawa Tottenham Hotspur ke final Liga Champions 2018-2019 jadi bukti nyata dirinya punya kualitas, meski harus kalah di final. Oleh sebab itu, ia menilai namanya layak berada di Manchester.

โ€œDia (Mauricio Pochettino) adalah manajer yang hebat,โ€ kata Collins dilansir dari Manchester Evening News, Kamis (31/3/2022).

โ€œDia (Mauricio Pochettino) membuat Tottenham memainkan sepakbola menyerang yang luar biasa dan membawa mereka ke final Liga Champions dengan dana belanja yang lebih rendah dibandingkan dengan beberapa tim lain," sambungnya.

Manchester United

(Skuad Manchester United)

Lebih lanjut, Collins mengatakan Daniel Levy pemilik Tottenham membuat kesalahan dengan memecat Pochettino. Ia pun menjelaskan Pochettino adalah sosok yang tepat untuk menjadi pelatih Manchester United.

"Kesalahan terbesar Daniel Levy yang pernah dibuat dalam hidupnya adalah memecatnya. Itu adalah keputusan yang konyol dan saya pikir dia mungkin menyesalinya. Manchester United harus mendapatkan manajer yang tepat dan memberinya waktu untuk membangun tim,โ€ ucap Collins.

โ€œDan Pochettino akan sangat cocok, meski masih membutuhkan waktu," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini