
"Mungkin seharusnya kami dapat hasil lebih baik. Jadi, bukan hanya tentang fokus melihat hasil. Tetapi, poin terpenting adalah ketika kami kalah, kami bersama-sama melakukan perbaikan dan kembali menuju kemenangan," katanya.
"Hal itulah yang disebut sebagai tim. Bukan karena menang, menang, menang, lalu kami disebut bagus dan langsung dianggap buruk saat kalah. Tetapi, apa yang terjadi di dalam tim inilah yang membuat pemain kembali menang," pungkasnya.
(Andika Pratama)