Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Persebaya Sebut Aturan Penundaan Pertandingan Liga 1 2021-2022 Akibat Covid-19 Harus Ditinjau Ulang

Avirista Midaada , Jurnalis-Sabtu, 05 Februari 2022 |18:00 WIB
Persebaya Sebut Aturan Penundaan Pertandingan Liga 1 2021-2022 Akibat Covid-19 Harus Ditinjau Ulang
Persebaya akan bersua Persipura Minggu, 6 Februari 2022 besok (Foto: Liga Indonesia Baru)
A
A
A

PERSEBAYA Surabaya mengusulkan kepada PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) terkait aturan penundaan pertandingan lanjutan Liga 1 2021-2022. Hal tersebut menyusul badai Covid-19 yang tengah menerjang hampir seluruh klub di Liga 1 2021-2022. Apalagi pengalaman Persebaya yang harus bermain hanya dengan 15 pemain saat bersua PSIS Semarang tengah pekan ini.

Pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso mengusulkan syarat penundaan pertandingan ditinjau ulang. Saat ini syarat minimal pemain yang bisa berlaga di Liga 1 2021-2022 yakni minimal 14 pemain. Hal tersebut dinilai Aji Santoso cukup memberatkan.

 Aji Santoso

"Memang ada ini menurut pendapat saya ya ini memberi masukan terhadap federasi, ataupun LIB, dengan tujuan menjaga dua aspek," ujar Aji Santoso saat konferensi pers virtual, pada Sabtu (5/2/2022) siang.

Pelatih asal Kepanjen, Kabupaten Malang itu memaparkan peninjauan ulang penundaan pertandingan demi meningkatkan kualitas kompetisi dan faktor keadilan. Pasalnya, dengan absennya banyak pemain akan mempengaruhi kualitas pertandingan.

“Paling penting faktor keadilan, kenapa karena saya merasakan sekali betapa susahnya kita mengutak-atik taktikal strategi, ketika pemain kami tidak lengkap. Itu pun juga terjadi ketika Persikabo melawan Bali United dengan tidak adanya pemain 9-10 dipaksakan untuk main akhirnya Persikabo menjadi bulan-bulanan," terangnya.

 BACA JUGA: Persebaya Surabaya vs Persipura Jayapura: Misi Bajul Ijo Rebut 3 Poin Setelah Badai Covid-19

Aji Santoso menegaskan, tidak adil jika sebuah tim harus absen dengan hampir 10 sampai 14 pemain karena kondisi dan situasi tersebut. Di sis lain, tim itu harus tetap bertanding menghadapi lawannya dengan komposisi pemain yang lebih lengkap.

"Menurut saya tidak fair karena ada satu sisi pemain komplit, pada satu situasi tim lain pincang. Ini artinya mereka bukan diuntungkan dengan disengaja. Tapi diuntungkan dengan situasi, ada tim yang diuntungkan dengan situasi sekarang," jelasnya.

 Persebaya

Namun, Aji Santoso tak sepakat bila kompetisi Liga 1 2021-2022 ini harus ditunda. Pasalnya, kompetisi sudah berlangsung setengah musim lebih. Ia mengusulkan penundaan pertandingan bisa saja dilakukan jika di dalam satu tim hanya tersisa lima pemain diakibatkan positif Covid-19.

"Saya sebagai pelaku di lapangan langsung memberi usulan kepada federasi dan LIB untuk dipikirkan kompetisi tetap berjalan. Tetapi menurut saya kalau ada lima pemain saja di tim yang yang mengalami Corona, demi kualitas kompetisi, demi faktor keadilan pertandingan, itu harus ditunda. Menurut saya itu paling fair," tegas Aji Santoso.

 BACA JUGA: Penuh Drama, Ini Kronologi 12 Pemain Persebaya Surabaya Dinyatakan Positif Covid-19

Sebagai tambahan informasi, Persebaya Surabaya sebelumnya mengalami badai Covid-19. Sebanyak 12 pemainnya absen, akibat hasil tes positif Covid-19 saat laga melawan PSIS Semarang. Akibatnya, Persebaya harus bermain dengan 15 pemain saat melawan PSIS Semarang di pekan ke-22 Liga 1 2021-2022.

(HTH)

(Andika Pratama)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement