Share

Barcelona Segera Tendang Ousmane Dembele dari Camp Nou

Andika Rachmansyah, Jurnalis · Kamis 20 Januari 2022 21:53 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 20 46 2535416 barcelona-segera-tendang-ousmane-dembele-dari-camp-nou-MZNwsH3L9f.jpg Barcelona akan jual Ousmane Dembele (Foto: Reuters)

BARCELONA – Direktur Barcelona, Mateu Alemany Font, menegaskan Ousmane Dembele tidak mau memperpanjang kontrak di Camp Nou. Alemany pun ingin menjual Dembele pada bursa transfer musim dingin 2022 agar pemain asal Prancis itu tidak pergi dengan cuma-cuma pada akhir musim 2021-2022.

Sebagaimana diketahui, Dembele memang belum menyetujui perpanjangan kontrak yang ditawarkan oleh Barcelona. Dalam kontraknya, pemain berusia 24 tahun itu harus bersedia mendapat pengurangan gaji.

Ousmane Dembele (Foto: Reuters)

Barcelona saat ini sedang mengalami masalah finansial yang membuat mereka harus menurunkan besaran gaji beberapa pemain bintangnya. Hal tersebut diyakini menjadi alasan Dembele belum menyetujui kontrak baru darii Barcelona.

Sikap Dembele membuat Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez, geram. Dia pun dikabarkan memberi ultimatum kepada sang pemain. Pelatih berpaspor Spanyol itu menegaskan kepada Dembele untuk menyetujui penawaran tersebut atau hengkang dari Camp Nou secepat mungkin.

BACA JUGA: Bantu Barcelona Menang atas Linares di Copa del Rey, Ousmane Dembele Tuai Pujian

Kini, giliran Direktur Barcelona yang angkat bicara. Alemany mengatakan, bahwa Dembele sudah jelas tidak akan memperpanjang kontraknya dengan Blaugrana.

“Sudah jelas bahwa Dembele tidak ingin melanjutkan dengan Barcelona. Dia tidak ingin menjadi bagian dari proyek kami,” kata Alemany, dikutip dari cuitan Fabrizio Romano (@FabrizioRomano), Kamis (20/1/2022).

Ousmane Dembele (Foto: Twitter/@FCBarcelona)

Alemany meminta Dembele untuk hengkang secepatnya dari Camp Nou. Dia berharap pemain berpaspor Prancis dapat dijual pada bursa transfer musim dingin ini.

“Kami memberi tahu Dembele bahwa dia harus segera pergi. Kami berharap Ousmane akan dijual sebelum 31 Januari,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini