Share

5 Aksi Heboh Shin Tae-yong di Indonesia, Nomor 1 Belajar Islam

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 12 Januari 2022 12:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 12 51 2530994 5-aksi-heboh-shin-tae-yong-di-indonesia-nomor-1-belajar-islam-ibTBviUpTH.jpg Berikut 5 aksi heboh Shin Tae-yong di Indonesia. (Foto: PSSI)

AKSI heboh Shin Tae-yong di Indonesia akan dibahas dalam artikel ini. Selama dua tahun tinggal di Indonesia, banyak cerita menarik yang dihadirkan Shin Tae-yong kepada pencinta sepakbola Tanah Air.

Sikap Shin Tae-yong ini membuat masyarakat Tanah Air menunjukan respek kepada juru taktik asal Korea Selatan tersebut. Lantas, apa saja aksi heboh Shin Tae-yong selama di Indonesia?

Berikut 5 aksi heboh Shin Tae-yong di Indonesia:

5. Coret Pemain

Serdy Ephy Fano

(Serdy Ephy Fano dua kali dicoret Shin Tae-yong)

Shin Tae-yong tak segan mencoret pemain dari tim asuhannya karena telat datang latihan. Serdy Ephy Fano merupakan sosok yang dicoret Shin Tae-yong karena indispliner. Tak hanya sekali, Shin Tae-yong sampai mencoret pemain milik Borneo FC itu sebanyak dua kali.

Bukan hanya di level U-19, di level senior Shin Tae-yong juga menggunakan standar yang sama. Mantan bek PSM Makassar, Nurhidayat Harris, merupakan pemain yang dicoret Shin Tae-yong karena dinilai melanggar aturan.

4. Aksi Kocak

Shin Tae-yong

Meski terkenal galak, Shin Tae-yong juga memiliki sifat kocak. Dalam sejumlah cuplikan video yang diunggah YouTube PSSI TV, Shin Tae-yong terlihat berkelakar dengan Asnawi Mangkualam dan Osvaldo Haay.

Bahkan untuk Osvaldo Haay, Shin Tae-yong sampai menendang pemain Persija Jakarta tersebut! Tentunya, tendangan yang dilepaskan Shin Tae-yong hanya bermaksud candaan. Ditengarai, Shin Tae-yong menendang Osvaldo Haay karena merasa diledek top skor SEA Games 2019 tersebut.

3. Panggil 4 Pemain Keturunan

Jordi Amat

(Jordi Amat, salah satu pemain keturunan yang segera bela Timnas Indonesia)

Pertama kalinya ada pelatih yang berani memanggil pemain-pemain keturunan yang memiliki level tinggi. Dibilang level tinggi karena pemain yang diajukan Shin Tae-yong ke PSSI untuk dinaturalisasi mentas di kasta tertinggi sepakbola Eropa.

Sebut saja Jordi Amat (KAS Eupen), Sandy Walsh (KV Mechelen), Mees Hilgers (FC Twente) dan Ragnar Oratmangoen (Go Ahead Eagles). Jika keempat nama di atas bisa dinaturalisasi, kekuatan Timnas Indonesia dipercaya bakal meningkat.

2. Hadir di Podcast Deddy Corbuzier

Shin Tae-yong

Shin Tae-yong muncul di podcast Deddy Corbuzier yang pernah dihadiri nama-nama besar seperti wakil presiden Ma’ruf Amin, Menteri Keuangan Sri Mulyani dan banyak lagi. Dalam podcast yang baru tayang pada Selasa, 11 Januari 2022, sejumlah pertanyaan dilancarkan Deddy Corbuzier dan hasilnya obrolan mereka menjadi trending di YouTube.

Baru satu hari tayang, video tersebut sudah ditonton lebih dari 7,1 juta kali! Hal itu menunjukan besarnya perhatian masyarakat Indonesia kepada Shin Tae-yong.

1. Belajar Budaya Islam

Shin Tae-yong

(Shin Tae-yong saat diwawancara Sportal Korea)

Shin Tae-yong belajar soal Islam setelah jadi pelatih Timnas Indonesia. Hal itu dilakukan Shin Tae-yong untuk beradaptasi dan mampu menyusun program latihan Timnas Indonesia tanpa menganggu waktu ibadah personel skuad Garuda.

“Sejak awal, saya mencoba memahami budaya Islam. Ada seorang dokter di Jakarta yang merupakan penganut agama Islam. Saya memintanya untuk bercerita soal agama Islam selama kurang lebih tiga jam,” kata Shin Tae-yong mengutip dari media Korea Selatan, Sportalkorea.

“Saya belajar hal soal Islam dari sana, terutama bagian-bagian mana yang harus diperhatikan. Saya berjanji kepada pemain dan pelatih (lokal) untuk terus menghormati waktu beribadah mereka,” lanjut pelatih asal Korea Selatan tersebut.

“Saya juga akhirnya tahu ibadah itu bisa dilakukan pada waktu tertentu. Saya melakukannya dengan baik tanpa merasakan ketidaknyamanan dalam latihan,” tegas pelatih yang membawa Seongham Ilhwa Chunma juara Liga Champions Asia 2010 tersebut.

Sebelum resmi menangani Timnas Indonesia, Shin Tae-yong sempat mengunjungi Korean Cultural Center yang berada di Jakarta pada awal Desember 2019. Saat itu, Shin Tae-yong menanyakan banyak hal ke pakar budaya Islam yang ada di sana.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini