Share

5 Alasan Timnas Indonesia Bisa Juara Piala AFF 2022, Nomor 1 Efek Shin Tae-yong

Ramdani Bur, Okezone · Kamis 30 Desember 2021 10:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 30 51 2524784 5-alasan-timnas-indonesia-bisa-juara-piala-aff-2022-nomor-1-efek-shin-tae-yong-yXNUqHHgq1.jpg Berikut 5 alasan Timnas Indonesia juara Piala AFF 2022. (Foto: Laman resmi Piala AFF 2020)

TIM Nasional (Timnas) Indonesia masih berpeluang keluar sebagai juara Piala AFF 2020. Rencananya, pada Sabtu 1 Januari 2022, Timnas Indonesia akan menghadapi laga leg II final Piala AFF 2020. Untuk menjadi juara, Timnas Indonesia wajib menang dengan skor minimal lima gol!

Tentunya, butuh usaha superekstra untuk melakukannya. Jika pun pada edisi ini gagal, Timnas Indonesia berpeluang bangkit di Piala AFF 2022 yang hingga kini belum ditentukan tanggal mainnya. Bahkan, Timnas Indonesia berpeluang besar menjadi juara. Lantas, apa saja alasannya?

Berikut 5 alasan Timnas Indonesia bisa juara di Piala AFF 2022:

5. Pemain Keturunan Tambahan

Mees Hilgers

(Mees Hilgers berpotensi bela Timnas Indonesia di Piala AFF 2022)

Jika Piala AFF 2022 diglar seperti sekarang alias medio Desember 2022, Timnas Indonesia berpotensi diperkuat pemain-pemain keturunan yang sedang diproses naturalisasinya. Sebut saja Jordi Amat (KAS Eupen), Sandy Walsh (KV Mechelen), Mees Hilgers (FC Twente) dan Ragnar Oratmangoen (Go Ahead Eagles).

BACA JUGA: 5 Pemain Bule Tambahan Bela Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2023, Thailand Jadi Korban?

Sebab, liga-liga top Eropa akan meliburkan kompetisi dalam periode November-Desember 2022, mengingat pada 21 November hingga 18 Desember 2022 akan dilangsungkan Piala Dunia 2022 di Qatar. Tentunya, kehadiran nama-nama di atas membuat skuad Timnas Indonesia sangat ditakutkan.

4. Pengalaman Pemain Meningkat

Witan Sulaeman

(Witan Sulaeman, salah satu pemain muda andalan Shin Tae-yong)

Banyak personel Timnas Indonesia yang masih berusia 20-an tahun awal atau bahkan belasan tahun di Piala AFF 2020. Beberapa di antaranya Witan Sulaeman (20), Pratama Arhan (20), Ramai Rumakiek (19), Alfeandra Dewangga (20). Hebatnya meski masih muda dan menjalani debut di Piala AFF 2020, mereka tampil militan.

Namun, kiprah di Piala AFF 2020 dan SEA Games 2021 yang digelar pertengahan Mei tahun depan, membuat pengalaman bertanding mereka meningkat. Ujung-ujungnya, mental bermain mereka terasah dan Timnas Indonesia pun yang diuntungkan.

3. Bawa Penyerang Mematikan

Ilija Spasojevic

Shin Tae-yong tidak membawa Ilija Spasojevic ke Piala AFF 2020. Bukan tak mungkin kelar Piala AFF 2020, Shin Tae-yong sadar membutuhkan penyerang tajam, mengingat di Piala AFF 2020 striker yang dibawa juru taktik asal Korea Selatan itu bermain di bawah standar.

Kehadiran Ilija Spasojevic yang merupakan top skor sementara Liga 1 2021-2022 maupun penyerang mematikan lainnya, berpotensi membuat Timnas Indonesia tampil garang.

2. Lawan Minder

Jordi Amat

(Jordi Amat (kanan) bisa bikin pemain lawan minder)

Jika Sandy Walsh dan pemain keturunan lain bergabung, ditambah lagi ada Marc Klok yang dapat memperkuat Timnas Indonesia per April 2022, berpotensi membuat lawan minder.

Sebab, Timnas Indonesia diperkuat sederet pemain jempolan yang tak hanya berkiprah di kompetisi lokal, namun juga memiliki nama besar di percaturan sepakbola Eropa seperti Sandy Walsh dan Jordi Amat. Bukan tak mungkin, fakta itu membuat silau Thailand dan Vietnam yang notabene lawan terberat Indonesia di Piala AFF 2022.

1. Shin Tae-yong

Shin Tae-yong

Shin Tae-yong makin matang alias semakin kenal dengan karakter pemain-pemain Timnas Indonesia. Karena itu, juru taktik asal Korea Selatan itu juga semakin paham strategi apa yang harus diterapkan.

Bisa dibilang, Piala AFF 2022 merupakan pijakan awal Shin Tae-yong sebelum melakoni ajang yang lebih besar pada 2023. Sebab, pada 2023 ada dua ajang besar yang menanti Timnas Indonesia.

Pertama ada Piala Asia yang digelar 16 Juni hingga 16 Juli 2023. Namun, syaratnya Timnas Indonesia harus lolos dulu ke ajang ini. Kemudian ada juga Piala Dunia U-20 2023, yang mana Indonesia berstatus sebagai tuan rumah.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini