5 Pemain yang Tak Seharusnya Dijual Man United, Nomor 2 Juara Liga Champions 3 Kali Bareng Barcelona

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Senin 11 Oktober 2021 09:20 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 11 51 2484307 5-pemain-yang-tak-seharusnya-dijual-man-united-nomor-2-juara-liga-champions-3-kali-bareng-barcelona-PW0Y8Igpr1.jpg Gerard Pique pernah membela Manchester United pada 2004-2008. (Foto/Reuters)

LIMA pemain dalam daftar ini tak seharusnya dijual Manchester United. Pasalnya, seteah pindah dari Old Trffor, performa mereka mampu memberikan kontribusi yang positif bagi klub yang dibelanya.

Man United merupakan salah satu klub terbesar di dunia. Dengan sejarah dan banyak melahirkan bintang, Setan Merah juga sering mendatangkan para pemain muda dan tenar. Namun, tak semuanya berbuah manis dan berujung pada penjualan si pemain.

Hanya saja ada beberapa pemain yang bersinar di klubnya usai meninggalkan Man United. Berikut lima di antaranya menyadur Sportskeeda, Senin (11/10/2021):

5. Diego Forlan

Diego Forlan memulai kariernya bersama Independiente di liga Argentina. Pada musim dingin 2002, bergabung dengan Manchester United.

Foto/Man United

Pada masanya, pemain Uruguay itu adalah striker yang sangat berbakat secara teknis dan pekerja keras di lini depan. Forlan bermain selama lebih dari tiga musim bersama Manchester United. Ia mencetak 10 gol dalam 64 penampilan.

Baca juga: 5 Calon Pelatih Pengganti Ole Gunnar Solskjaer di Manchester United, Nomor 1 Mengejutkan

Pada musim panas 2004, ia bergabung dengan Villarreal. Dia menghabiskan tiga musim dengan Villarreal, kemudian empat musim dengan Atletico Madrid. Dalam tujuh musim itu, ia mencetak 127 gol dalam 240 penampilan di La Liga Spanyol.

4. Ander Herrera

Manchester United mencoba mengontrak Ander Herrera dalam beberapa kesempatan sebelum berhasil mengontraknya pada 2014. Gelandang Spanyol itu dikontrak apda era Louis van Gaal.

Foto/Man United

Mantan gelandang Athletic Bilbao itu adalah pemain ulet. Dia pemain box-to-box yang kompetitif. Seperti pemain Spanyol lainnya, dia bagus secara teknis dan baik saat melakukan umpan.

Baca juga: 5 Klub di Kompetisi Elite Eropa yang Tampil Paling Impresif Musim Ini, Nomor 1 Belum Terkalahkan

Setelah lima musim di Man United, raksasa Liga Inggris itu enggan memperbarui kontrak pemain Spanyol itu. Jika Herrera tidak di PSG dan masih ada di Old Trafford, Manchester United bisa benar-benar menggunakan pemain seperti dia saat ini.

3. Memphis Depay

Manchester United memiliki beberapa pemain legendaris yang telah mengenakan no. 7 baju. Sejak Cristiano Ronaldo pergi pada 2009, Man United telah berjuang untuk menemukan pengganti yang tepat. Memphis Depay ditandatangani pada tahun 2015 oleh Setan Merah, berharap dia akan mematahkan kutukan no.7.

Foto/Reuters

Penyerang Belanda itu menarik banyak perhatian sebelum bergabung dengan Man United saat bersama PSV Eindhoven. Dribbling-nya yang bagus, gerakan kaki yang cepat, dan kemampuan mencetak golnya juga luar biasa.

Namun, dia berjuang untuk tampil secara konsisten. Depay kemudian pergi ke Lyon dan kembali menenmukan performnya. Dia saat ini bermain di Barcelona. Manchester United akan mendapat manfaat dari kemampuan kreatifnya jika mereka tidak menjualnya pada 2017 lalu.

2. Gerard Pique

Gerard Pique pernah menjadi bagian dari akademi muda Manchester United. Dia melakukan debut seniornya untuk United pada tahun 2004. Bek tengah yang tinggi itu sangat solid di belakang.

Foto/Reuters

Namun, dengan hadirnya Rio Ferdinand dan Nemanja Vidic sebagai bek tengah hampir mustahil bagi Pique untuk mendapatkan waktu bermain reguler. Pemain Spanyol itu hanya mampu membuat 12 penampilan Liga Premier selama waktunya di Old Trafford.

Dia memenangkan liga dan Liga Champions dengan Setan Merah tetapi karena masa depan yang tidak pasti, Pique memutuskan untuk pindah ke Barcelona pada tahun 2008.

1. Jaap Stam

Jaap Stam adalah salah satu bek paling agresif pada masanya. Dengan kecepatannya yang cepat dan pertahanan yang cerdas, pemain Belanda itu ditakuti oleh banyak pemain karena pendekatannya yang mengintimidasi.

Foto/Man United

Dia ditandatangani oleh Manchester United pada 1998 dari PSV Eindhoven. Dia menjadi bek termahal saat itu. Setelah memenangkan tiga gelar Liga Premier, satu Piala FA dan Liga Champions, ia disebut-sebut akan tinggal bersama mereka untuk durasi yang sangat lama.

Pada 2001, dengan alasan cedera achilles, manajer Manchester United Sir Alex Ferguson dan stafnya merasa bahwa Stam tidak sama lagi pasca cederanya. Ternyata mereka salah menilai. Stam kemudian bermain untuk Lazio, Milan dan Ajax.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini