5 Pemain yang Kaya Raya Setelah Gantung Sepatu, Nomor 1 Punya Harta Rp399 Triliun!

Djanti Virantika, Jurnalis · Kamis 09 September 2021 19:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 09 51 2468742 5-pemain-yang-kaya-raya-setelah-gantung-sepatu-nomor-1-punya-harta-rp399-triliun-7ZI009sPVd.jpg Robbie Fowler saat membela Liverpool. (Foto: Reuters)

KARIER gemilang sejumlah pesepakbola dunia telah membawa mereka hidup bergelimang harta. Sebab, gaji yang diterima akan menjadi semakin naik berkat aksinya yang menjanjikan di atas lapangan.

Beberapa pesepakbola bahkan bisa hidup bergelimang harta dan menjadi kaya raya. Kondisi kehidupan seperti ini pun terus terjaga hingga dirinya memutuskan pensiun.

BACA JUGA: 5 Pesepakbola yang Alami Transformasi Fisik Luar Biasa, Nomor 1 Bintang Man United

Siapa saja pesepakbola tersebut? Berikut lima pemain yang kaya raya setelah gantung sepatu.

BACA JUGA: 5 Pesepakbola Bintang yang Kesulitan Berbahasa Inggris, Nomor 1 Bintang PSG

5. Robbie Fowler

Di urutan kelima, ada nama Robbie Fowler. Dia menjadi terkenal saat merumput di Liverpool karena bisa mencetak banyak gol. Total, ada 183 gol yang dicetaknya selama bermain di sana. Dengan kariernya yang apik, dia pun bisa meraup banyak uang.

Robbie Fowler

Setelah pensiun, Fowler tetap kaya raya dan bisa menambah hartanya setelah melakukan beberapa investasi sampingan yang cermat. Properti adalah penghasil uang nyata bagi Fowler.

Legenda The Reds -julukan Liverpool- itu memiliki lebih dari 100 properti di barat laut Inggris. Kekayaan bersihnya diyakini telah melampaui 30 juta poundsterling atau sekira Rp420 miliar.

4. Ramon Vega

Kemudian, ada nama Ramon Vega. Pesepakbola yang pernah merumput di Piala Dunia 1994 dan Piala Eropa 1996 itu sudah memutuskan pensiun pada 2003.

Ramon Vega

Selama berkarier di dunia sepakbola, Vega bisa mendapatkan penghasilan sebesar 15 ribu poundsterling (sekira Rp210 juta) per minggu di puncak kariernya. Tetapi setelah pensiun, pendapatannya kian meningkat.

Ia kini mengantongi 20 juta poundsterling atau sekira Rp280 miliar setelah terjun ke bidang investasi dan keuangan. Manajemen aset dan firma ekuitas pribadinya mengendalikan sekira 650 juta poundsterling dana klien sehingga mendorongnya mencoba dan membeli Portsmouth pada 2009.

3. Sun Jihai

Nama Sun Jihai juga masuk daftar ini. Pesepakbola asal China tersebut namanya begitu tersohor selama masih aktif menjalani pekerjaan sebagai pesepakbola profesional, terlebih saat merumput di Liga Inggris.

Sun Jihai

Pada 2016, Jihai pun memutuskan gantung sepatu. Tetapi, pundi-pundi kekayaannya kian melambung usai pensiun.

Sebab, mantan pemain Manchester City itu mendirikan perusahaan sendiri yang mendapat dukungan dari sebuah firma ekuitas senilai lebih dari USD60 miliar atau sekira Rp843 triliun. Selain itu, perusahaannya juga memiliki saham 30% persen di City Football Group.

Hanya dalam waktu tiga tahun, perusahaan Jihai memiliki basis 400 juta pengguna di China, setara dengan gabungan tujuh populasi terbesar di Eropa.

2. Thomas Gravesen

Di urutan kedua, ada Thomas Gravesen yang juga makin menjadi kaya setelah pensiun. Gravesen mungkin paling terkenal karena kepindahannya secara misterius dari Everton ke Real Madrid.

Thomas Gravesen

Terlepas dari itu, dia juga menikmati keberuntungan yang lebih besar dengan meninggalkan sepakbola untuk menjadi pemain papan atas di Las Vegas. Mantan pesepakbola asal Denmark itu pindah ke Sin City setelah gantung sepatu pada usia 32 tahun dan telah melakukan investasi keuangan yang bijaksana.

Dia dilaporkan memiliki uang sebesar 100 juta poundsterling atau sekira Rp1,4 triliun hanya dalam satu permainan poker. Keuangannya yang sehat membuat dia tinggal bersama legenda tenis, Andre Agassi, dan pemenang Oscar, Nicolas Cage. Tetapi kini, dia sudah pindah kembali ke Denmark untuk bekerja sebagai pakar di televisi.

1. Mathieu Flamini        

Terakhir, ada nama Mathieu Flamini. Nama gelandang tangguh ini begitu tersohor saat membela Arsenal dan AC Milan. Tetapi setelah pensiun, dia memilih bergabung ke industri biokimia.

Mathieu Flamini

Bersama mitra bisnis Pasquale Granata, mantan pesepakbola asal Prancis itu telah menjadikan perusahaannya menjadi pemimpin industri dalam memproduksi asam Levulinic, bahan bakar yang terbuat dari limbah pabrik yang dapat digunakan dalam pembuatan plastik. Dari usaha ini, dia diperkirakan pendapatan senilai USD28 miliar atau sekira Rp399 triliun.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini