3. Leon Goretzka – Bayern Munich
Bayern Munich mengontrak Leon Goretzka dari FC Schalke 04 pada 2018. Dalam tiga tahun terakhir, Goretzka secara bertahap memantapkan dirinya sebagai salah satu gelandang box-to-box terbaik di planet ini.

Pemain internasional Jerman itu telah fokus untuk meningkatkan kemampuannya termasuk dari segi fisik yang hasilnya bisa dilihat dengan jelas. Dia adalah sosok yang berbeda saat pertama kali direkrut raksasa Jerman itu dengan tampilan tubuh yang sangat ramping.
Goretzka benar-benar memanfaatkan libur kompetisi karena pandemi Covid-19 tahun lalu. Dia kembali dengan tubuh yang semakin kukuh saat pertandingan di Eropa kembali digelar awal Juli 2021.
Bahkan, mantan rekan satu timnya di Schalke, Roman Neustadter, menghubunginya secara langsung untuk meminta rahasia di balik transformasi tubuh besarnya itu.
2. Adama Traore - Wolverhampton Wanderers
Membicarakan soal transformasi tubuh besar-besaran, tidak lengkap jika tidak membahas Adama Traore. Pemain Wolverhampton Wanderers itu adalah bukti nyata pesepakbola yang memiliki tubuh pendek kekar tetapi bisa berlari secepat kilat.

Traore telah menjadi mimpi buruk para pemain belakang. Pasalnya, dia tidak hanya cepat dan lincah, tetapi juga sangat kuat serta sulit untuk dijatuhkan.
Menariknya, Traore mengatakan bahwa dia tidak melakukan latihan beban untuk menambah masa ototnya. Menurutnya, perubahan ototnya terjadi secara genetik dan bekembang dengan sangat cepat. Dia jelas sangat berbeda saat masih berseragam Barcelona beberapa tahun lalu karena tampak kurus.