4 Penyebab Fans Barcelona Benci Real Madrid, Nomor 1 Faktor Sejarah

Andika Pratama, Jurnalis · Selasa 07 September 2021 19:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 07 46 2467407 4-penyebab-fans-barcelona-benci-real-madrid-nomor-1-faktor-sejarah-7mR1oqyCbU.jpg Penyebab fans Barcelona tidak suka pada Real Madrid (Foto: Reuters)

BARCELONA dan Real Madrid adalah tim tersukses di Spanyol dengan berbagai koleksi trofi, baik domestik maupun Eropa. Karena sama-sama sukses, Barcelona dan Madrid pun menjadi rival di setiap kompetisi.

Setiap kali kedua tim besar itu bertemu, pertandingan selalu berjalan dengan seru. Pertandingan kedua tim itu disebut El Clasico.

Namun, persaingan kedua tim itu lebih dari 90 menit. Alhasil, fans Barcelona sangat tidak suka dengan Real Madrid dan begitu pun sebaliknya.

Berikut empat alasan fans Barcelona tidak suka Madrid:

4. Madrid Sering Bajak Pemain Bintang Barcelona

Luis Figo gabung Real Madrid (Foto: Sportskeeda)

Dalam sejarah panjang perseteruan Barcelona dengan Madrid, terdapat beberapa kejadian transfer mengejutkan di antara keduanya. Barcelona lebih sering menjadi korban dengan menjual pemain bintang mereka seperti Bernd Schuster, Michael Laudrup, Luis Milla, Luis Figo, dan Javier Saviola.

Sementara itu, dari Madrid, terdapat nama-nama, seperti Lucien Muller dan Luis Enrique yang pernah berpindah ke Barcelona. Akan tetapi, fans Barcelona lebih sakit hati dengan kepergian para bintangnya ke Madrid.

Transfer Figo dari Barcelona ke Madrid meninggalkan luka tersendiri bagi fans Blaurgrana. Bahkan, pada laga El Clasico pertama Figo bersama Madrid di Camp Nou, sang pemain dihadiahi kepala babi oleh fans Barcelona.

3. Trofi Liga Spanyol dan Liga Champions

Real Madrid vs Barcelona (Foto: La Liga)

Madrid telah mengoleksi 34 trofi Liga Spanyol berbanding 26 gelar milik Barcelona. Selain kalah di Liga Spanyol, Barcelona pun tertinggal jauh dari Madrid soal trofi Liga Champions.

Madrid telah mengoleksi 13 trofi Liga Champions di lemari koleksinya. Sementara itu, Blaurgrana hanya memiliki lima gelar Liga Champions. Masih butuh waktu lama bagi Barcelona untuk mengudeta Madrid sebagai penguasa Eropa.

2. Kontroversi El Clasico

Jose Mourinho dan Tito Vilanova (Foto: Istimewa)

El Clasico selalu berlangsung panas dan emosional. Panasnya pertandingan akan menimbulkan kontroversi baik di dalam maupun di luar lapangan. Kontroversi itu terbalut dalam tiap perkelahian keras yang selalu hadir dalam laga kedua tim.

Banyak perkelahian yang terjadi di masa lalu pada pertemuan kedua tim. Perkelahian tidak hanya terjadi antar pemain, tetapi pelatih dan staf turut terlibat. Ambil contoh, saat Pelatih Madrid masa itu, Jose Mourinho, mencolok mata asisten Pelatih Barcelona, Tito Vilanova, yang meninggal beberapa tahun lalu, dalam pertandingan Piala Super Spanyol 2012.

1. Sejarah Perang Saudara Spanyol

Real Madrid vs Barcelona (Foto: La Liga)

Perseteruan antara Madrid dengan Barcelona tidak hanya terjadi di lapangan sepakbola. Akan tetapi, telah sampai pada perseteruan antara masyarakat kedua kota, yakni masyarakat Madrid kontra Catalunya.

Hal itu dikarenakan sejarah perang saudara yang melatarbelakanginya. Perang saudara Spanyol terjadi pada 1936-1939. Penguasa Spanyol saat itu, Jendral Fransisco Franco, lebih memfavoritkan Madrid ketimbang Barcelona.

Penyebabnya adalah masyarakat Catalunya menentang paham-paham yang dipercayai oleh sang Jendral, yaitu, fasisme dan nasionalisme. Masyarakat Catalunya lebih meyakini paham federalisme, republikaslisme, dan komunisme. Atas dasar sejarah tersebut, laga El Clasico selalu saja membawa nilai-nilai kenegaraan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini