Lawan Barito Putera, Persib Bandung Terancam Tak Diperkuat Geoffrey Castillion

Annisa Nurinsani, Jurnalis · Kamis 02 September 2021 06:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 02 49 2464822 lawan-barito-putera-persib-bandung-terancam-tak-diperkuat-geoffrey-castillion-IoYpzLAxi6.jpg Geoffrey Castillon pemain Persib Bandung dari Belanda. (Foto/Persib Bandung)

BANDUNG - Persib Bandung akan melawan Barito Putera di Liga 1 2021-2022 di Indomilk Arena, Tangerang, Sabtu, 4 September 2021. Pada pada laga perdana itu, tim berjuluk Maung Bandung tersebut terancam tak diperkuat striker andalannya, Geoffrey Castillion.

Castillion sendiri jadi pemain paling terakhir bergabung dengan skuad Persib, beberapa hari lalu. Dia butuh waktu kembali menemukan kondisi fisik dan penampilan terbaik.

"Ya, saya memang datang sedikit terlambat. Memang saya tetap berlatih di Belanda, tapi tentunya itu berbeda dengan berlatih bersama tim," ujar Castillion, Rabu (1/9/2021).

Foto/Persib Bandung

Di Belanda, latihan yang dilakukan hanya latihan mandiri. Selain itu, saat tiba di Indonesia, dia juga berlatih mandiri saat menjalani karantina selama beberapa hari sebelum bergabung dengan tim.

"Jadi, saya belum sepenuhnya fit, belum bisa bermain 90 menit," ungkapnya.

Baca juga: Punya 4 Penjaga Gawang, Siapa Kiper Utama Persib Bandung di Liga 1 2021-2022?

Secara realistis, sang bomber butuh waktu beberapa pekan untuk kembali ke kondisi fisik dan penampilan terbaiknya. Meski begitu, dia mengaku siap dimainkan jika diinginkan pelatih. Konsekuensinya, dia mengaku belum sanggup bermain penuh.

Baca juga: Lawan Barito Putera di Liga 1 2021-2022, Persib Bandung Sudah Tak Sabar

"Mungkin saya butuh waktu tiga sampai empat pekan untuk kembali bugar. Saya bisa bermain, tapi belum bisa sampai 90 menit," jelasnya.

Sementara itu, jika Castillion benar-benar absen, Persib masih punya opsi pemain lain yang tak kalah hebat. Di lini depan masih ada nama Wander Luiz dan Ezra Walian. Kombinasi keduanya pun sudah teruji di Piala Menpora 2021 lalu.

Tenang Setelah Divaksinasi

Kedatangan Castillion sendiri memang sangat terlambat dibanding para pemain asing lainnya. Sebab, dia sempat tertahan di Belanda karena belum divaksinasi Covid-19.

Namun, setelah divaksinasi, dia langsung terbang ke Indonesia agar bisa bergabung dengan tim. Vaksinasi yang diterima pun hanya satu dosis karena vaksin yang di sana berbeda dengan yang digunakan di Indonesia.

Foto/Persib Bandung

Dia pun kini lebih tenang. Sebab, ia bisa bermain di Liga 1 yang mewajibkan pemain divaksinasi lebih dulu. Sudah daksinasi juga jadi syarat bagi warga negara asing yang masuk ke Indonesia.

"Saya hanya satu dosis saja di Belanda karena vaksin di sana hanya perlu satu dosis saja. Jadi, sekarang saya sudah siap untuk semuanya. Saya harus divaksin, karena jika tidak, saya tidak bisa datang ke Indonesia," tutur Castillion.

Yang menarik, Castillion pernah bermain di klub Serie C Italia, Como 1907. Ia pun memberi gambaran bagaimana kompetisi yang digelar di tengah pandemi di sana, beberapa bulan lalu. Apa bedanya dengan kompetisi di tengah pandemi yang digelar di Indonesia?

"Tidak terlalu banyak perbedaan sebenarnya. Hanya, di Como, di Italia, kami sering melakukan PCR test, dua hari jelang laga," ungkapnya.

"Saya tidak tahu bagaimana (aturan detailnya) di Indonesia, karena di Italia tidak semuanya (pemain) divaksinasi. Saya rasa ini adalah perbedaannya, di Indonesia semuanya harus divaksinasi," tandas Castillion.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini