Piala Dunia 2034, PSSI Tertarik Duet dengan Australia Jadi Tuan Rumah

Muammar Yahya Herdana, Jurnalis · Senin 16 Agustus 2021 18:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 16 51 2456482 piala-dunia-2034-pssi-tertarik-duet-dengan-australia-jadi-tuan-rumah-oKPbuixkuP.jpg PSSI komentari kabar Australia yang berencana gandeng Indonesia menjadi tuan rumah bareng Piala Dunia 2034. (Foto: PSSI)

JAKARTA – Kabar Australia yang berencana mengajak Indonesia menjadi tuan rumah bersama gelaran Piala Dunia 2034 berembus kencang dalam beberapa waktu terakhir. Perihal kabar tersebut, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Yunus Nusi, pun memberi komentar.

Yunus Nusi menyatakan bahwa Indonesia siap menerima ajakan Australia menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034. Rencana ini pun dipandang positif.

Yunus Nusi

Menurut Yunus Nusi, ajakan menjadi tuan rumah bersama Piala Dunia 2034 bisa menjadi peluang besar bagi Indonesia untuk menyelenggarakan lagi turnamen besar. Tak ayal, PSSI pun menyatakan sangat tertarik untuk menerima tawaran tersebut.

BACA JUGA: Gara-Gara Pandemi, PSSI dan CTFA Sepakat Undur Pertandingan Playoff Kualifikasi Piala Asia 2023

“Kami sangat tertarik dengan tawaran tersebut. Itu merupakan sebuah momentum terbaik (untuk Indonesia,” ujar Yunus Nusi, Senin (16/8/2021).

BACA JUGA: PSSI Pastikan Polri Beri Izin Keramaian Liga 1 2021-2022

Tapi, sebelumnya, informasi terkait tawaran Australia akan disampaikan ke Ketua Umum dan Komite Eksekutif PSSI. "Untuk pernyataan resminya nanti akan disampaikan Ketua Umum,” tambah pria kelahiran Gorontalo tersebut.

Sebelumnya, CEO Federasi Sepakbola Australia (FFA), James Johnson, menyatakan bahwa Australia mengajak negara di kawasan Asia Pasifik menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034. Indonesia dan Selandia Baru merupakan kandidat terkuat yang akan dipilih Australia.

Johnson berspekulasi, Australia harus mencari partner untuk dapat dipilih menjadi tuan rumah Piala Dunia sesuai dengan strategi Presiden FIFA, Gianni Infantino.

“Saya melihat Piala Dunia di masa depan tidak akan dijalankan oleh satu negara. Ini adalah sesuatu yang perlu dilakukan dengan negara-negara lain di kawasan ini, baik di kawasan Asia dan mungkin Oseania,” ujar Johnson, dikutip dari Sydney Morning Herald.

“Lain kali, saya pikir kami dapat secara realistis menyelenggarakannya adalah pada 2034. Karena 2026 ada di Amerika Utara, 2022 di Asia, dan 2030 saya pikir akan pergi ke Eropa atau Amerika Selatan,” pungkas Johnson.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini