Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Merek-Merek China Mendominasi Papan Iklan di Piala Eropa 2020, Ini Alasannya

Agregasi BBC Indonesia , Jurnalis-Selasa, 06 Juli 2021 |06:03 WIB
Merek-Merek China Mendominasi Papan Iklan di Piala Eropa 2020, Ini Alasannya
TikTok menjadi salah satu merek dari China yang sering terlihat di papan iklan pertandingan Piala Eropa 2020. (Reuters)
A
A
A

Tak sekedar mengejar penjualan

Kata-kata itu tentu merupakan kalimat pemasaran untuk audiens tertentu. Lantas apa faedahnya bagi merek-merek ini?

ShuShu Chen, dosen kebijakan dan manajemen olahraga di Universitas Birmingham, Inggris, mengatakan HiSense mencatat peningkatan angka penjualan setelah mensponsori Piala Eropa 2016.

Tapi manfaat yang dipetik mungkin bukan hanya dari sisi penjualan.

Foto/Reuters

Bermitra dengan UEFA ditengarai sebagai aksi para perusahaan tersebut untuk menarik simpati Presiden China, Xi Jinping, yang sangat menggemari sepakbola.

Di tengah aturan dan pengawasan ketat yang diterapkan pemerintah China terhadap perusahaan-perusahaan teknologi China, menyokong olahraga sepakbola membuat perusahaan-perusahaan ini terlihat mendukung olahraga kesukaan sang presiden.

Matt Bailey selaku analis senior periklanan dari perusahaan Omdia sepakat bahwa perusahaan-perusahaan teknologi China "merasakan tekanan" di pasar domestik.

"Eropa mendadak menjadi pasar yang semakin penting bagi perusahaan-perusahaan China," ujarnya, sembari merujuk pada "ledakan" TikTok pada 2020.

Foto/Reuters

Pada 2014, Xi Jinping menempatkan olahraga ke dalam kurikulum sekolah secara nasional. Selang dua tahun kemudian, Liga Super China (CSL) diluncurkan besar-besaran dan langsung merekut pemain-pemain internasional dengan harga selangit.

Pemain paling terkenal adalah bintang Chelsea asal Brasil, Oscar, yang kini memperkuat Shanghai SIPG. Dia direkrut seharga Rp1,2 triliun dengan gaji mingguan Rp8 miliar.

Walau uang yang dikeluarkan jor-joran, ada tanda-tanda kocek yang tersedia tak lagi dalam. Pada Desember 2020, CSL menerapkan pagu gaji terhadap para pemain guna "mengatasi sepak bola uang".

Namun toh, para penggemar sepak bola asal China tak terlalu risau dengan hal itu. Sejak lama mereka berkiblat ke Barat. Arsenal FC dari Kota London, misalnya, punya 200 juta penggemar di China—sekitar tiga kali lipat penduduk Inggris.

Dan mereka setia menyaksikan pertandingan-pertandingan sepak bola di Barat. Analis BBC bidang media, Kerry Allen, mengatakan ada lebih dari lima juta unggahan di situs media sosial Weibo yang menggunakan tagar Piala Eropa.

"Banyak media keuangan China menulis sejumlah laporan mengenai perusahaan-perusahaan China yang jumlahnya sepertiga dari seluruh sponsor resmi Piala Eropa.

"Para penonton China menyambut hal ini mengingat betapa populernya sepak bola di negara tersebut," jelas Kerry.



Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement