Sang Ayah Turut Senang Aguero Pindah ke Barcelona

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Jum'at 04 Juni 2021 08:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 04 51 2419904 sang-ayah-turut-senang-aguero-pindah-ke-barcelona-IzBDE3qvqZ.jpg Sergio Aguero dan Pep Guardiola. (Foto/Reuters)

BUENO AIRES Sergio Aguero mengakhiri kariernya di Manchester City dengan pindah ke Barcelona. Ayah Aguero, Leonel del Castillo, menyebutkan bahwa kepindahannya tersebut membuat anaknya sangat bahagia.

Aguero merupakan salah satu legenda bagi Man City. Dia pindah dari Atletico Madrid pada 2011, dan telah mencetak 260 gol dari 389 penampilan di semua kompetisi untuk The Citizens. Pencapaiannya tersebut membuat dia menjadi pencetak gol terbanyak untuk satu tim di Liga Inggris.

Foto/Reuters

Membahas kepindahan anaknya ke Barcelona, ayah Aguero sangat senang. "Dia senang setelah pindah," katanya kepada Radio La Red via Marca, Jumat (4/6/2021).

Baca juga: Gagal Bawa Man City Angkat Trofi Liga Champions, Ini yang Dilakukan Pep Guardiola

Aguero pun akan bereuni dengan sahabat masa kecilnya, Lionel Messi, di Barcelona. Akan tetapi, Aguero mungkin tidak akan bermain dengan Messi jika Messi, yang masa baktinya habis pada 30 Juni 2021, menolak kontrak baru dari Barcelona. Namun, Leonel meyakini Messi akan bertahan.

"(Lione Messi) telah menjadi temannya selama 15 tahun dan mereka selalu berhubungan. Sepertinya Messi akan bertahan di Barcelona, jadi mereka akan bermain bersama," ujar Leonel.

Dia juga menyindir tangisan Guardiola saat menyikapi kepindahan Aguero. Leonel menilai tangisan Guardiola palsu.

Pep Guardiola mulai mengasuh The Citizens, sejak 2016 silam. Pelatih eks Barcelona dan Bayern Munich, itu sukses memberikan trofi Liga Inggris dan turnamen domestic lainnya.

Baca juga: Man City Akan Pertahankan Pep Guardiola Selama Mungkin

Namun, kedatangan Guardiola ke Stadion Etihad, dianggap Leonel del Castillo, membuat Aguero jarang mendapatkan menit bermain. Pada musim 2020-2021 misalnya. Dia hanya berlaga 12 pertandingan di Liga Inggris, tapi itu karena faktor cedera.

"Saya tidak percaya air matanya, dia tidak pernah tulus dengan anak saya," kata dia.

Foto/Reuters

"Menurut pendapat saya, dia tidak pernah menginginkannya (Aguero).

“Guardiola adalah pelatih yang hebat, tapi dia selalu ingin menjadi figur utama di timnya. Dari hari ke hari, dia mengganti pemain atau (pemain) lini tengah. Para pemain tidak pernah tahu apakah mereka penting atau tidak.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini