Liga 1 2021, Arema FC Desak Pembicaraan Ulang soal Regulasi Prokes dan Biaya Operasional

Avirista Midaada, Jurnalis · Minggu 30 Mei 2021 17:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 30 49 2417533 liga-1-2021-arema-fc-desak-pembicaraan-ulang-soal-regulasi-prokes-dan-biaya-operasional-iO3zDlIKE5.jpg Hanif Sjahbandi berlatih bersama rekam-rekannya di Arema FC. (Foto/Arema FC)

MALANG – PSSI dan operator Liga 1 2021-2022, PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah menetapkan format kompetisi. Hanya saja, Arema FC menilai perlu ada pembicaraan ulang mengenai protokol kesehatan dan biaya operasional.

Media Officer Arema FC, Sudarmaji menuturkan bahwa pembahasan mengenai regulasi protokol kesehatan menjadi hal penting. Salah satu yang perlu dibahas adalah sanksi bagi tim-tim yang melanggar.

"Paling utama seperti yang disampaikan Menpora (Menteri Pemuda dan Olahraga) bahwa ada hal paling utama dan penting juga adalah tentang kepatuhan regulasi prokes. Itu seperti apa teknisnya, seperti apa regulasinya, seperti apa, jika terkait ada punishment (hukuman) atau sanksinya," ucap Sudarmaji, Minggu (30/5/2021).

Foto/Liga Indonesia Baru

Selain masalah prokes, manajemen Arema FC juga menanyakan terkait operasional pembiayaan tim.

"Beberapa klub berkomunikasi tentang harapannya dengan penyelenggaraan bisa di-handle langsung oleh LIB, seperti mengacu Piala Menpora 2021. Karena itu, berkaitan dengan banyak hal yang perlu dikomunikasikan, karena terkait tentang beban pembiayaan, operasional klub. Untuk menjaga kelangsungan hidupnya dengan mengadaptasi pola penyelenggaraan pertandingan yang dirasa masih sangat baru itu," papar dia.

Baca juga: Liga 1 2021 Terpusat di Pulau Jawa, Ini Respons Persija Jakarta

Baca juga:  Arema FC Senang Liga 1 2021 Terpusat di Jawa

Sudarmaji mengungkapkan bahwa tim-tim yang berlaga di Liga 1 akan mendapat subsidi. Namun, dia belum mau menerangkan lebih rinci karena hal itu sebaiknya dibahas lebih lanjut pada pertemuan berikutnya.

"Itu nanti juga akan dibicarakan di pertemuan berikutnya. Karena mengingat bahwa kompetisi ini ada kemungkinan mundur 10 Juli, tentunya kita memerlukan banyak persiapan," katanya.

Liga 1 2021 awalnya akan digelar pada 3 Juli. Namun, mundur menjadi 10 Juli 2021 karena memberikan waktu untuk Persipura Jayapura dan Bali United yang berlaga di Piala AFC.

Foto/Arema FC

Kompetisi akan menggunakan sistem 6 seri dan terpusat di Jawa. Seri pertama berlangsung di Jakarta, Banten, Jawa Barat. Seri berikutnya akan bergeser ke Jawa Tengah, lalu Jawa Timur. Setelah itu kembali ke lokasi awal.

"Tapi untuk awal ini yang paling utama, sepertinya pada Juni akan membahas tentang teknis bagaimana bubble to bubble, itu dilakukan enam seri seperti apa teknisnya, nanti tentunya setiap klub akan mendapat, memberikan masukan dan saran terkait hal itu," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini